Cedera Lutut ACL Lebih Berisiko Pada Orang Obesitas

  • 24 Mar 2026 12:56 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Cedera ligamen lutut atau Anterior Cruciate Ligament (ACL) menjadi salah satu cedera yang kerap terjadi, terutama pada individu yang aktif berolahraga. Kondisi ini dapat menyebabkan lutut terasa tidak stabil hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan kajian dari National Library of Medicine, angka kejadian cedera ACL mencapai sekitar 68,6 kasus per 100 ribu orang per tahun. Risiko cedera ini juga dilaporkan lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki.

ACL sendiri merupakan ligamen penting yang berfungsi menjaga kestabilan lutut. Ketika mengalami cedera atau robek, penanganan dapat dilakukan tanpa operasi. Namun, pada banyak kasus, tindakan operasi atau rekonstruksi ACL dipilih untuk mengembalikan fungsi dan kestabilan lutut secara optimal.

Selain itu, penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa obesitas menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko cedera ACL. Obesitas, yang ditandai dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas 30, dapat memberikan tekanan berlebih pada sendi lutut.

“Individu dengan berat badan berlebih memiliki risiko lebih tinggi mengalami cedera ACL, terutama saat melakukan aktivitas fisik atau olahraga,” mengutip kajian National Library of Medicine.

Tak hanya meningkatkan risiko cedera, obesitas juga dapat memperlambat proses pemulihan, khususnya bagi pasien yang menjalani operasi rekonstruksi ACL. Hal ini disebabkan adanya penyakit penyerta seperti diabetes dan gangguan jantung yang dapat memperumit proses penyembuhan.

Proses rehabilitasi pada penderita obesitas pun cenderung lebih sulit, karena keterbatasan gerak dan tingkat nyeri yang lebih tinggi. Akibatnya, waktu pemulihan menjadi lebih lama dibandingkan pasien dengan berat badan normal.

Masyarakat diimbau untuk menjaga berat badan ideal serta rutin berolahraga dengan teknik yang benar guna mengurangi risiko cedera lutut. Upaya pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menjaga kesehatan sendi dan kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....