Dampak Membentak Anak Picu Gangguan Psikologis yang Serius

  • 24 Mar 2026 12:17 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Kebiasaan orang tua membentak anak dinilai dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi psikologis dan perilaku anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini terungkap dalam artikel kesehatan yang dipublikasikan oleh Primaya Hospital berjudul Sering Membentak Anak? Kenali Dampaknya Pada Anak.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa membentak anak bukanlah cara efektif untuk mendisiplinkan. Studi yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health pada 2010 menemukan bahwa kebiasaan berteriak justru dapat membuat anak menjadi lebih agresif, baik secara fisik maupun verbal.

Para dokter anak dan psikolog pun tidak merekomendasikan metode ini dalam pola pengasuhan. Meski demikian, perlu dibedakan antara bentakan dengan teriakan refleks dalam kondisi darurat, seperti saat anak berlari ke jalan atau terlibat perkelahian. Dalam situasi tersebut, teriakan dianggap sebagai respons alami untuk melindungi anak.

Namun, bentakan yang disertai kata-kata kasar dan merendahkan berpotensi memberikan dampak negatif. Dalam jangka pendek, anak dapat menunjukkan perilaku agresif, mengalami kecemasan, hingga menarik diri dari orang tua. Sementara dalam jangka panjang, dampaknya lebih serius, mulai dari gangguan perilaku yang semakin memburuk hingga perubahan pada perkembangan otak.

Selain itu, anak yang sering dibentak juga berisiko mengalami depresi, gangguan kecemasan, serta masalah kesehatan fisik di masa dewasa. Pengalaman negatif pada masa kecil bahkan dikaitkan dengan munculnya penyakit kronis, seperti sakit kepala, gangguan leher dan punggung, hingga masalah sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, para ahli mengimbau orang tua untuk lebih bijak dalam mengelola emosi dan memilih metode komunikasi yang positif dalam mendidik anak, guna mendukung tumbuh kembang yang sehat secara mental maupun emosional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....