Penderita Penyakit Hipertensi Global Meningkat, Dewasa Muda Rentan
- 29 Jan 2026 11:24 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Jumlah penderita hipertensi diperkirakan terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Hipertensi pada orang dewasa muda (18-24 tahun) dan orang dewasa paruh baya (25-44 tahun) menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Data World Health Organization (WHO) memproyeksikan pada tahun 2025, jumlah penderita hipertensi secara global dapat mencapai 1,5 miliar orang.
Adapun rentang umum tekanan darah normal bagi orang Dewasa Muda (19-40 tahun), Sistolik: 95/135 mmHg, Diastolik: 60/85 mmHg dan Dewasa (41-60 tahun), Sistolik: 110/145 mmHg, Diastolik: 70/90 mmHg.
Penelitian berjudul “Analisis Pengetahuan Masyarakat Tentang Risiko Bahaya Hipertensi” oleh Vevi Kurniawati dari Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Padang menyebutkan, sejumlah faktor gaya hidup turut berperan dalam meningkatnya risiko hipertensi. Aktivitas fisik yang rendah dapat menurunkan kebugaran jantung dan memicu penumpukan lemak. Obesitas hingga stres berkepanjangan juga memicu peningkatan hormon kortisol dan adrenalin yang dapat menaikkan tekanan darah.
Selain itu, konsumsi natrium berlebih dari makanan olahan dan garam dapur dapat menyebabkan retensi cairan dan peningkatan volume darah. Kebiasaan merokok juga akan mempercepat proses aterosklerosis, sementara konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu sistem saraf otonom yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.
Untuk menekan risiko hipertensi, masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal, mengurangi asupan garam, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, serta berhenti merokok. Upaya pencegahan sejak usia muda dinilai penting guna menekan angka hipertensi dan dampak komplikasi jangka panjangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....