Kasus Bunuh Diri Meningkat, Deteksi Dini Sangat Penting

  • 31 Des 2025 08:34 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli : Kasus bunuh diri di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri mencatat, sejak Januari hingga Jumat, 7 November 2025, sebanyak 1.270 kasus bunuh diri telah ditangani oleh kepolisian. Rata-rata, terdapat lebih dari 100 kasus setiap bulan.

Secara global, Indonesia diperkirakan menyumbang sekitar 4.750 kematian akibat bunuh diri dari total 746.000 kasus di seluruh dunia. Data ini dilansir oleh Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. CPMH menjelaskan, setiap orang pada dasarnya bisa memiliki pikiran bunuh diri. Namun, tidak semua orang yang mengalaminya akan secara langsung mencari pertolongan. Banyak di antaranya justru menunjukkan tanda-tanda bahaya, terutama kepada orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat.

Beberapa tanda kecenderungan bunuh diri antara lain perubahan drastis pada perilaku, suasana hati, atau penampilan. Hal ini bisa ditunjukkan melalui ungkapan merasa hidup tidak berarti, kehilangan harapan masa depan, tidak memiliki tujuan hidup, merasa sangat kesepian, menyalahkan diri sendiri, hingga merasa menjadi beban bagi orang lain. Tanda lainnya termasuk tingkat kecemasan yang tinggi, gangguan tidur, keinginan untuk mati, serta menarik diri dari lingkungan sosial. Seseorang juga dapat mengalami depresi yang memburuk secara mendadak, kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disukai, penurunan nafsu makan drastis, atau bahkan melakukan perilaku melukai diri sendiri.

CPMH menekankan pentingnya kepekaan keluarga dan lingkungan sekitar untuk mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini. Dukungan emosional, komunikasi terbuka, serta pendampingan profesional dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya bunuh diri. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu mencari bantuan tenaga kesehatan mental apabila menemukan tanda-tanda tersebut pada diri sendiri maupun orang lain, sebagai upaya bersama menjaga kesehatan mental dan keselamatan jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....