Perilaku Gonta Ganti Pasangan Berisiko Penyakit Menular Seksual
- 24 Des 2025 15:15 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Perilaku menyimpang seperti sering berganti pasangan atau perselingkuhan selain mengganggu keharmonisan hubungan juga dapat berisiko besar terhadap kesehatan. Berdasarkan penelitian komunitas kesehatan mental, sekitar 20 persen perempuan dan lebih dari 31 persen laki-laki diketahui pernah melakukan hubungan intim di luar pasangan tetap.
Dilansir dari artikel kesehatan Halodoc, kebiasaan bergonta-ganti pasangan meningkatkan risiko tertular berbagai penyakit menular seksual yang berbahaya. Salah satunya adalah sifilis, penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak segera diobati. Sifilis menular melalui hubungan intim maupun oral seks, bahkan dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada janin dalam kandungan.
Selain sifilis, bergonta-ganti pasangan juga mempercepat penyebaran Human Papillomavirus atau HPV, yang menjadi penyebab utama kanker serviks pada perempuan. Sekitar 95 persen kasus kanker serviks diketahui berkaitan dengan infeksi HPV. Sementara pada laki-laki, kebiasaan memiliki lebih dari satu pasangan seksual dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker prostat, sebagaimana ditemukan dalam studi University of Illinois.
Penyakit lain yang juga mengintai adalah kanker mulut, yang berkaitan dengan praktik hubungan intim melalui mulut, serta gonore. Gonore merupakan infeksi bakteri yang ditandai dengan nyeri saat buang air kecil, keluarnya cairan tidak normal dari alat kelamin, hingga pembengkakan, dan kini dilaporkan terus meningkat, khususnya pada kelompok usia muda.
Risiko paling berbahaya dari perilaku sering berganti pasangan adalah penularan HIV yang dapat berkembang menjadi AIDS. Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan angka HIV di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dengan salah satu faktor utamanya adalah hubungan intim dengan banyak pasangan.
Pentingnya untuk cukup dengan satu pasangan dan menjauhkan diri dari perilaku seksual menyimpang serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna menjaga diri dari penularan penyakit menular seksual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....