Indonesia Hadapi Ancaman Serius Akibat Kasus Tuberkulosis Meningkat

  • 29 Nov 2025 16:10 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Penyakit Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia apabila tidak ditangani secara optimal. Data nasional menunjukkan bahwa lebih dari 1 juta kasus TBC dan 125 ribu kematian tercatat setiap tahun. Sepanjang tahun 2024, Indonesia melaporkan 889 ribu notifikasi kasus, namun angka inisiasi pengobatan TBC sensitif obat (SO) baru mencapai 81%, masih jauh dari target nasional 90%. Sementara itu, keberhasilan pengobatan TBC resisten obat (RO) hanya berada pada angka 58%, terpaut signifikan dari target 80%.

Dalam artikel resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertajuk “Aksi Nyata Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia”, disebutkan bahwa Indonesia berada pada peringkat kedua dengan jumlah kasus TBC terbanyak di dunia. Beberapa daerah dengan kasus tertinggi berada di Pulau Jawa, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan, masing-masing melaporkan lebih dari 40 ribu kasus. TBC sendiri merupakan penyakit menular yang umumnya menyerang paru-paru, namun dapat pula mempengaruhi organ lain seperti tulang belakang, ginjal, hingga otak. Ketika infeksi terjadi di luar paru, gejala akan menyesuaikan dengan organ yang terdampak.

Adapun gejala umum TBC aktif meliputi batuk berdahak lebih dari tiga minggu, batuk darah, nyeri dada, penurunan berat badan tanpa sebab, demam, keringat malam, kehilangan nafsu makan, serta meriang atau panas dingin.

Dilansir dari Halodoc, sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan. Diagnosis dini dan pemberian vaksin BCG terbukti efektif melindungi hingga usia 35 tahun. Selain itu, peningkatan sirkulasi udara di dalam rumah, memastikan pencahayaan matahari memadai, serta menjaga pola hidup sehat menjadi bagian penting dalam pencegahan TBC. Masyarakat juga dihimbau untuk menjaga imunitas tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, serta pemenuhan vitamin harian agar terhindar dari penyakit infeksi termasuk TBC.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....