UMADA Tolitoli Ubah Limbah Ternak Jadi Biogas, Desa Diule Mandiri Energi
- 24 Agt 2026 14:54 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Universitas Madako (UMADA) Tolitoli mendorong pemanfaatan limbah peternakan menjadi sumber energi alternatif melalui penerapan teknologi biogas rumah tangga di Desa Diule, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian energi masyarakat desa sekaligus mengatasi persoalan limbah peternakan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Limbah ternak yang berasal dari aktivitas peternakan diolah melalui teknologi biogas untuk menghasilkan energi yang dapat digunakan dalam kebutuhan rumah tangga. Pemanfaatan tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
UMADA Tolitoli melalui program pengabdian kepada masyarakat turut melakukan pendampingan dan penerapan teknologi kepada masyarakat Desa Diule. Program ini diarahkan untuk mendorong pemanfaatan potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian energi masyarakat desa.
Program bertajuk “Penerapan Teknologi Biogas Rumah Tangga Berbasis Limbah Peternakan untuk Mendukung Kemandirian Energi Desa Diule Kabupaten Tolitoli” itu dipimpin Dr. Supamri, S.Pt., MP, bersama anggota tim Dr. Mohammad Sawir, S.Sos., MAP dan Dr. Ibrahim, S.Pt., MP.
Kegiatan dilaksanakan bersama Kelompok Ternak Jaya Bersama, Desa Diule, melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam laporan pengesahan, biaya kegiatan tahun berjalan tercatat sebesar Rp43,75 juta.
Desa Diule memiliki potensi peternakan yang cukup besar. Sekitar 80 kepala keluarga tercatat memelihara ternak, terutama sapi dan kambing. Kondisi tersebut menghasilkan limbah ternak setiap hari, namun sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Selain menghasilkan energi alternatif, pemanfaatan limbah ternak melalui teknologi biogas juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.
Langkah tersebut dinilai relevan bagi desa yang memiliki potensi peternakan, karena limbah yang sebelumnya menjadi persoalan lingkungan dapat diubah menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.
Melalui program ini, UMADA Tolitoli berharap Penerapan biogas ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan pola pikir masyarakat terhadap limbah peternakan. Kotoran ternak yang sebelumnya dianggap sebagai limbah diarahkan menjadi sumber daya yang menghasilkan energi sekaligus pupuk. masyarakat Desa Diule juga tidak hanya menjadi pengguna energi, tetapi juga mampu mengembangkan sistem energi berbasis potensi lokal secara mandiri.
Pemanfaatan teknologi tepat guna tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat mengembangkan solusi atas persoalan lingkungan dan energi di tingkat desa.
Ke depan, pengembangan teknologi biogas diharapkan dapat terus diperluas sehingga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Diule serta menjadi salah satu model pemanfaatan energi terbarukan berbasis potensi desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....