Platform Perception dan AI Keamanan Baru Microsoft Tingkatkan Perlindungan Data

  • 28 Jul 2026 11:19 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Microsoft memperkenalkan Project Perception, sebuah platform keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan perlindungan data dan menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks di era AI. Pengumuman tersebut disampaikan dalam agenda keamanan Microsoft pada akhir Juli 2026.

Project Perception dikembangkan sebagai sistem keamanan berbasis agen (agentic security) yang mampu mengidentifikasi risiko, menganalisis ancaman, serta memberikan respons secara lebih cepat dengan memanfaatkan AI. Platform ini dirancang untuk membantu tim keamanan mendeteksi kerentanan sebelum dimanfaatkan oleh pelaku serangan siber.

Microsoft juga memperkenalkan model AI keamanan baru bernama MAI-Cyber-1-Flash. Model tersebut dioptimalkan untuk analisis kerentanan perangkat lunak dan menjadi bagian dari arsitektur multi-model yang digunakan dalam Project Perception. Dalam pengujian internal menggunakan tolok ukur CyberGym, konfigurasi tersebut mencatat tingkat keberhasilan sekitar 96 persen sekaligus menawarkan efisiensi biaya dibanding konfigurasi sebelumnya.

Menurut Microsoft, Project Perception bekerja melalui tiga jenis agen AI yang memiliki fungsi berbeda. Agen red team bertugas menemukan potensi jalur serangan, agen blue team menganalisis risiko berdasarkan konteks keamanan, sedangkan agen green team membantu memperkuat pertahanan dengan melakukan tindakan perbaikan secara otomatis. Seluruh proses tetap menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan akhir.

Selain meningkatkan kemampuan deteksi ancaman, Microsoft menilai penggunaan AI dalam keamanan siber menjadi semakin penting karena serangan digital kini berlangsung lebih cepat, berskala besar, dan semakin banyak memanfaatkan teknologi AI. Pendekatan baru tersebut diharapkan mampu membantu organisasi menjaga keamanan sistem sekaligus melindungi data yang dikelola.

Project Perception mengadopsi arsitektur multi-model sehingga dapat memilih model AI yang paling sesuai untuk setiap tugas keamanan. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan akurasi analisis sekaligus menjaga efisiensi penggunaan sumber daya komputasi.

Microsoft menyatakan Project Perception dibangun dengan mengacu pada prinsip Responsible AI dan didukung mekanisme tata kelola, kepatuhan, serta kontrol keamanan yang telah diterapkan pada layanan perusahaan. Public preview platform ini dijadwalkan mulai tersedia pada 3 Agustus 2026.

Peluncuran Project Perception menunjukkan semakin besarnya investasi perusahaan teknologi dalam pengembangan solusi keamanan berbasis AI. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu organisasi menghadapi ancaman siber yang terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan di berbagai sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....