Hari Buku Nasional Momentum Tingkatkan Budaya Literasi

  • 17 Mei 2026 06:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Setiap tanggal 17 Mei, masyarakat Indonesia memperingati Hari Buku Nasional sebagai momentum untuk meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap buku. Peringatan ini juga bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980.

Hari Buku Nasional pertama kali dicetuskan pada tahun 2002 oleh Abdul Malik Fadjar. Tujuannya untuk mendorong budaya membaca di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan literasi nasional.

Dilansir dari Dinas Kearsipan, pemilihan tanggal 17 Mei memiliki makna penting karena berkaitan erat dengan sejarah berdirinya Perpusnas sebagai pusat pengembangan literasi dan pengetahuan bangsa. Hingga kini, Hari Buku Nasional menjadi simbol penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat melalui kebiasaan membaca.

“Peringatan Hari Buku Nasional diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya membaca, khususnya di era digital saat ini,” demikian dikutip dari Dinas Kearsipan.

Berbagai kegiatan biasanya digelar untuk memperingati Hari Buku Nasional, mulai dari pameran buku, diskusi literasi, donasi buku, hingga kampanye membaca di sekolah dan perpustakaan. Pemerintah bersama komunitas literasi berharap momentum ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap buku dan memperkuat budaya literasi di Indonesia.

Selain menjadi sarana menambah wawasan, buku juga dianggap sebagai jendela dunia yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter bangsa. Karena itu, Hari Buku Nasional diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus membudayakan membaca dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....