Investasi Silika Harapan Baru Kurangi Pengangguran di Tolitoli
- 02 Feb 2026 10:31 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli - Kehadiran investasi pertambangan batu silika di Desa Janja, Kabupaten Tolitoli, membawa angin segar bagi perekonomian daerah. Investasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menyerap tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran.
Dalam dialog interaktif "Tolitoli Menyapa" di RRI Tolitoli (29/01/2026), terungkap bahwa potensi batu silika di wilayah tersebut sangat luar biasa. Kepala Desa Janja, Agustina, mengonfirmasi bahwa aktivitas penambangan telah dimulai dan sudah melakukan pengapalan perdana ke Kalimantan.
Agustina menyebutkan bahwa pada tahap awal ini, sebanyak 29 warga lokal Desa Janja telah direkrut sebagai pekerja tetap. "Masyarakat sangat bersyukur karena kehadiran perusahaan menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan fasilitas umum di desa," ujarnya.
Meskipun saat ini kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan masih di tingkat SMA untuk tenaga lapangan, pihak desa berharap kedepannya lebih banyak lagi warga yang bisa terserap seiring dengan perkembangan operasional perusahaan.
Menanggapi peluang ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tolitoli, Ardi Manggona, menekankan pentingnya kesiapan skill pekerja lokal. Ia mengakui bahwa selama ini banyak pencari kerja dari Tolitoli yang lari ke luar daerah seperti Morowali karena kurangnya informasi lowongan di daerah sendiri.
"Ini adalah harapan baru. Kami meminta perusahaan untuk transparan mengenai kualifikasi yang dibutuhkan agar kami di Dinas Tenaga Kerja dapat menyiapkan program pelatihan dan sertifikasi yang sesuai melalui BLK," tegas Ardi. Ia juga mengingatkan perusahaan untuk menjamin hak pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan dan upah sesuai standar UMK.
Di sisi legislatif, Anggota Komisi A DPRD Tolitoli, Rahmat Ali, memberikan dukungan penuh namun dengan catatan tegas mengenai kelestarian lingkungan. Ia mengingatkan bahwa silika memiliki dampak kesehatan jangka panjang jika tidak dikelola dengan prosedur yang benar.
"Kita patut bersyukur ada investor masuk, tapi perusahaan harus taat pada kaidah pertambangan dan menjaga ekosistem. Sinergi antara pemerintah dan perusahaan harus kuat agar investasi ini benar-benar memberikan dampak ekonomi tanpa merusak lingkungan," kata Rahmat Ali.
Selain silika, Tolitoli diketahui memiliki potensi tambang lain seperti emas, nikel, hingga molibdenum. Keberhasilan pengelolaan tambang silika di Desa Janja ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi investor lain untuk menanamkan modal di bumi "Cengkeh" Tolitoli, sehingga visi kemandirian ekonomi daerah dapat segera terwujud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....