Hari Lupus Sedunia, Masyarakat Diajak Waspadai Gejala
- 17 Mei 2026 11:03 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli: Peringatan Hari Lupus Sedunia kembali digelar pada 10 Mei sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit autoimun lupus. Kampanye ini bertujuan mendorong edukasi, deteksi dini, serta penanganan yang tepat bagi para penyintas lupus di berbagai negara.
Lupus merupakan penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat memengaruhi berbagai organ, mulai dari kulit, sendi, ginjal, hingga sistem saraf.
Melalui peringatan ini, berbagai kalangan kesehatan mengajak masyarakat untuk lebih mengenali gejala lupus sejak dini, seperti mudah lelah, nyeri sendi, ruam pada kulit, dan demam berkepanjangan. Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Salah seorang warga, Rina (34), mengatakan bahwa edukasi mengenai lupus masih perlu diperluas agar masyarakat tidak menganggap remeh gejalanya.
“Banyak orang belum memahami lupus karena gejalanya mirip penyakit biasa. Sosialisasi seperti ini penting supaya masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan segera memeriksakan diri jika mengalami tanda-tandanya,” ujarnya.
Peringatan Hari Lupus Sedunia juga menjadi ajang solidaritas bagi para penyintas lupus agar tetap mendapatkan dukungan sosial dan akses layanan kesehatan yang memadai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....