Pemkab Buol Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

  • 18 Sep 2026 19:36 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah musim kering yang berlangsung cukup panjang. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, MM., Selasa (15/9/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula Lantai II tersebut dihadiri Wakil Bupati Buol, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bidang Hukum, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur TNI, Polri, Kejaksaan dan instansi terkait lainnya. Pertemuan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi risiko kebakaran selama musim kemarau.

Dalam arahannya, Bupati Buol mengatakan kondisi kemarau yang berkepanjangan perlu diantisipasi secara serius. Minimnya curah hujan menyebabkan sejumlah sumber mata air mengalami penurunan debit, sementara kondisi tanah dan vegetasi yang semakin kering berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Meski Kabupaten Buol belum menghadapi Karhutla dalam skala besar, Bupati meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan secara terencana dan terpadu tanpa menunggu terjadinya kebakaran.

“Kita keluarkan semua kemampuan kita, kita kolaborasikan seluruh kekuatan yang ada. Tujuannya satu, bagaimana kita mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Buol,” tegas Risharyudi.

Bupati juga meminta upaya pencegahan diperkuat hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Pemerintah desa diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, memantau wilayah yang rawan kebakaran, serta membangun mekanisme pelaporan dan respons cepat apabila ditemukan titik api.

Selain pencegahan, rapat membahas penguatan kelembagaan dan dukungan sumber daya, termasuk pembentukan tim penanganan Karhutla, penyusunan regulasi daerah, dukungan anggaran untuk sosialisasi, serta pemenuhan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran. Polres Buol, Kejaksaan dan TNI menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut, termasuk edukasi hukum, pengawasan, penegakan hukum sesuai ketentuan, serta pemantauan bersama masyarakat.

Bupati Buol menegaskan keberhasilan pencegahan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah kecamatan dan desa hingga masyarakat. Pemkab Buol juga mengimbau warga tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran kepada pihak berwenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....