Bupati Buol Jemput Investasi untuk Kembangkan Komoditas Jagung
- 04 Sep 2026 20:15 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo terus mendorong masuknya investasi ke Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, sebagai upaya mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat sektor pertanian.
Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan CEO PT Seger Agro Nusantara, Hengky, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buol membuka peluang kerjasama investasi, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung.
Bupati menilai potensi lahan dan perkebunan yang dimiliki Kabupaten Buol masih dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produksi jagung. Kehadiran investor diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus memperkuat rantai usaha pertanian.
“Jemput investasi ini kita lakukan untuk membuka peluang kerjasama sekaligus mengembangkan potensi pertanian yang ada di Buol, khususnya komoditas jagung,” ungkap Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, kerja sama dengan investor tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penyerapan hasil panen, penyimpanan hingga pemasaran. Dengan demikian, petani diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih jelas dan berkelanjutan.
PT Seger Agro Nusantara diketahui bergerak di bidang perdagangan dan pengolahan komoditas pangan dan pakan, termasuk jagung, kedelai, beras, dan full fat soya. Perusahaan tersebut juga memiliki jaringan fasilitas dan gudang di sejumlah wilayah Indonesia yang berpotensi mendukung pengembangan perdagangan komoditas pertanian Buol.
Pemkab Buol berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan petani dapat mengembangkan lahan yang belum optimal menjadi kawasan produktif bernilai ekonomi. Investasi tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
Upaya “jemput investasi” ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan daya saing komoditas daerah. Pengembangan jagung diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan produksi dan perluasan akses pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....