Ombudsman Sulteng Sarankan ASN Gunakan Sepeda ke Kantor. Dukung Efisiensi BBM
- 05 Apr 2026 18:11 WIB
- Toli Toli
RRI. CO.ID Tolitoli – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. M. Iqbal Andi Maga, S.H., M.H., memberikan saran inovatif guna mendukung kebijakan efisiensi energi yang dicanangkan pemerintah. Ia mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Sulawesi Tengah untuk mulai mempertimbangkan penggunaan sepeda atau transportasi umum saat berangkat ke kantor.
Saran ini disampaikan Iqbal dalam dialog interaktif bersama RRI Tolitoli, Kamis (2/4/2026), menyusul diberlakukannya kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut diambil pemerintah pusat sebagai upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat gejolak geopolitik global.
"Beberapa daerah sudah ada yang menjalankan pola efisiensi ini. Pegawainya diinstruksikan ke kantor menggunakan sepeda atau transportasi umum agar tidak menggunakan BBM secara berlebihan," ujar Iqbal.
Menurutnya, bagi wilayah seperti Tolitoli dan Buol yang jarak antara tempat tinggal dan kantor relatif tidak terlalu jauh, penggunaan sepeda menjadi solusi yang sangat relevan. Hal ini dinilai lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan WFH satu hari dalam seminggu namun di hari lainnya penggunaan kendaraan pribadi tetap tinggi.
Selain menyarankan penggunaan sepeda, Iqbal juga menyoroti pentingnya strategi carpooling atau menggunakan satu kendaraan untuk beberapa orang rekan kerja yang searah.
"Kalau hitungannya setiap satu ASN membawa satu mobil pribadi, tentu target efisiensi sulit tercapai. Kita harus kreatif mencari cara agar layanan tetap jalan, namun penggunaan BBM benar-benar bisa ditekan," tambahnya.
Ombudsman Sulteng juga mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan evaluasi penempatan kerja ASN. Iqbal menyarankan agar mutasi atau penempatan pegawai, khususnya tenaga pendidikan dan kesehatan, lebih didekatkan dengan domisili tempat tinggal mereka.
"Jika guru atau perawat bisa mencapai tempat tugas hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda karena jaraknya dekat, maka tujuan besar penghematan energi ini akan benar-benar terasa dampaknya bagi negara," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....