Pemkab Buol Apresiasi Dua Nelayan Penyelamat 15 WNA Filipina
- 17 Feb 2026 19:33 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol memberikan apresiasi dan penghargaan kepada dua nelayan, Rusman dan Syahril, atas aksi heroik dan kemanusiaan mereka dalam menyelamatkan 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina yang terombang-ambing di laut selama hampir dua pekan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Daerah serta perwakilan Bank Sulteng. Bentuk penghargaan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta dan piagam penghargaan.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan pengakuan atas keberanian dan kepedulian Rusman dan Syahril yang dinilai luar biasa. Aksi penyelamatan dilakukan saat para korban memasuki perairan Kabupaten Buol pada 23 Januari 2026, setelah terombang-ambing di laut selama belasan hari.
Bantuan senilai Rp10.000.000 tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Sulteng. “Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih atas upaya luar biasa dalam menyelamatkan 15 WNA. Ini wujud nyata aksi kemanusiaan yang patut menjadi teladan,” ujar Wakil Bupati.
Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat kuatnya nilai solidaritas masyarakat pesisir. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi agar nilai kemanusiaan terus dikedepankan dalam berbagai situasi. “Saat ini kita menolong, mungkin di lain waktu kita yang akan ditolong,” tambahnya.
Sementara itu, Rusman yang akrab disapa Papa Cici mengaku bertindak ikhlas karena dorongan kemanusiaan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Daerah Buol. “Kami hanya membantu karena kasihan melihat kondisi mereka,” ujarnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, 15 WNA asal Filipina terombang-ambing di laut lepas selama 13 hari setelah kapal yang ditumpangi diterjang ombak dan mengalami kerusakan navigasi. Para korban terdiri dari satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, dan dua anak laki-laki, dengan kondisi kekurangan makan dan minum saat ditemukan.
Usai dievakuasi, para korban mendapat perawatan di RSUD Mokoyurli Buol sebelum dijemput pihak imigrasi untuk dipulangkan ke negara asal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....