Sinergi Perguruan Tinggi Kalimantan Diperkuat di IKN

  • 09 Mei 2026 11:02 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi di Kalimantan melalui sinergi lintas pemangku kepentingan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi se-Kalimantan yang digelar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (9/5/2026).

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemdikbud Saintek, Badri Munir Sukoco, hadir mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan pendidikan tinggi di Kalimantan menjadi bagian penting dari prioritas nasional.

“Mutu pendidikan tinggi di Kalimantan adalah salah satu prioritas kita bersama. Ruang ini tidak hanya mempertemukan para pemangku kepentingan, tetapi lebih dari itu mempertautkan tekad dan semangat kolektif untuk satu tujuan mulia, yaitu meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Kalimantan,” ujar Badri Munir Sukoco.

Menurut Badri, implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi harus menjadi instrumen transformasi pendidikan tinggi yang berdampak nyata. Ia menilai IKU bukan hanya ukuran administratif, melainkan arah strategis dalam pengembangan institusi agar tata kelola kampus semakin terukur dan berkualitas.

Selain itu, Kemendikti Saintek juga mendorong perguruan tinggi di Kalimantan memanfaatkan keberadaan IKN sebagai laboratorium hidup untuk pembelajaran, riset, dan inovasi. Mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperkuat kolaborasi melalui program magang, penelitian, proyek tematik, hingga kerjasama lintas sektor yang mendukung pembangunan nasional.

Dalam forum tersebut, Kemdikbud Saintek menawarkan tiga strategi utama untuk penguatan pendidikan tinggi, yakni memperkuat kolaborasi akademik dan riset berdampak, meningkatkan kerja sama produktif dengan industri dan mitra strategis, serta memperkuat talenta dan tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan hasil rapat koordinasi tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan tinggi nasional ke depan.

“Peningkatan mutu dan kompetensi pendidikan tinggi adalah sebuah keharusan. Ini hanya bisa dicapai jika kita sinergi untuk meningkatkan kualitas akademik, penguatan riset dan inovasi. Dukungan kebijakan yang konsisten juga menjadi kunci supaya perguruan tinggi bisa melahirkan SDM unggul yang adaptif dan berdaya saing,” kata Hetifah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....