Agus Jabo Tekankan Transparansi BMN di Sekolah Rakyat

  • 09 Mei 2026 10:46 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Sekolah Rakyat dilakukan secara tertib, transparan, dan penuh integritas. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Pengelolaan BMN Sekolah Rakyat 2026 yang diikuti sebanyak 332 peserta dari berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Agus Jabo menyampaikan bahwa pengelolaan aset negara tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi muda. Menurutnya, setiap fasilitas yang digunakan siswa merupakan amanah negara yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Setiap meja, kursi, ruang belajar, hingga fasilitas penunjang lainnya adalah amanah negara yang harus kita rawat bersama demi mendukung pendidikan anak-anak Indonesia,” ujar Agus Jabo dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pengelolaan BMN yang baik akan menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman, aman, dan berkelanjutan. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memahami prosedur pengelolaan aset secara benar agar tidak terjadi penyalahgunaan maupun kelalaian dalam pemanfaatannya.

Pelatihan Pengelolaan BMN Sekolah Rakyat 2026 digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan aset negara di sektor pendidikan. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait tata kelola administrasi, pencatatan aset, pemeliharaan fasilitas, hingga aspek pengawasan dan akuntabilitas.

Agus Jabo juga mengingatkan pentingnya membangun budaya integritas dalam setiap proses pengelolaan fasilitas pendidikan. Ia menilai, transparansi dan kedisiplinan dalam pengelolaan aset akan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan yang diterima para siswa.

“Pengelolaan BMN yang baik bukan hanya soal tertib administrasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita dalam memastikan anak-anak mendapatkan sarana belajar yang layak untuk masa depan mereka,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan BMN di Sekolah Rakyat dapat berjalan lebih profesional dan akuntabel. Dengan demikian, seluruh fasilitas pendidikan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....