KLH Umumkan Calon Penerima Penghargaan Kalpataru 2026
- 08 Mei 2026 16:56 WIB
- Toli Toli
RI.CO.ID, Tolitoli – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi mengumumkan daftar Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian Apresiasi Kalpataru 2026. Pengumuman tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan Kalpataru.
Pengumuman ini menjadi tahapan penting dalam proses penilaian penghargaan lingkungan hidup tertinggi di Indonesia yang mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi publik, dan keterbukaan informasi. Masyarakat diberikan kesempatan selama tujuh hari kalender sejak pengumuman ditayangkan untuk menyampaikan dukungan maupun sanggahan terhadap para calon penerima.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Sinta Saptarina Soemiarno mengatakan, para calon penerima Kalpataru Tahun 2026 merupakan individu maupun kelompok yang telah menunjukkan dedikasi dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di berbagai daerah.
“Kalpataru merupakan bentuk penghormatan negara kepada para pejuang lingkungan yang telah bekerja nyata menjaga alam, memberdayakan masyarakat, dan membangun masa depan lingkungan hidup yang lebih baik. Proses seleksi dilakukan secara objektif dan terbuka agar penghargaan diberikan kepada sosok yang benar-benar berdampak bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Sinta.
Adapun calon penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2026 berasal dari berbagai kategori, diantaranya Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan, Pembina Lingkungan, hingga Kalpataru Yuvan. Para kandidat menampilkan beragam inovasi dan gerakan lingkungan hidup seperti rehabilitasi mangrove, konservasi satwa liar, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, restorasi terumbu karang, perlindungan hutan adat, hingga pengembangan kepemimpinan hijau generasi muda.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar calon penerima antara lain Wibi Nugraha dengan gerakan konservasi mangrove berbasis silvofishery, Arief Suharyo melalui inovasi pengolahan sampah organik “Wirus Tribio”, serta Komang Astika yang dikenal sebagai pionir restorasi terumbu karang menggunakan teknologi Biorock di Desa Pemuteran, Bali.
Selain itu, kategori Kalpataru Yuvan juga menghadirkan generasi muda inspiratif seperti Muhammad Zidane Nur Adha dan Aeshnina Azzahra Aqilani atas advokasi global terkait polusi mikroplastik dan limbah impor.
Sinta menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses penilaian Kalpataru Tahun 2026.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi memberikan dukungan ataupun sanggahan secara bertanggung jawab terhadap para calon penerima Kalpataru. Partisipasi publik menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas penghargaan lingkungan hidup ini,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....