Barantin Perketat Pengawasan Hewan Kurban jelang Iduladha 2026
- 21 Apr 2026 14:32 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Badan Karantina Indonesia (Barantin) meng intensifkan pengawasan lalu lintas hewan kurban menjelang Idul Adha 2026 guna mencegah penyebaran hama penyakit hewan karantina (HPHK). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan nasional serta memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat dan layak.
Pengawasan difokuskan pada masyarakat dan pelaku usaha yang terlibat dalam distribusi ternak antarpulau. Barantin menegaskan pentingnya pemenuhan persyaratan ketat, termasuk kelengkapan dokumen seperti sertifikat kesehatan hewan yang menjadi syarat utama dalam proses pengiriman.
Deputi Bidang Karantina Hewan Sriyanto menyatakan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh di seluruh satuan pelayanan karantina. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang dilalulintaskan bebas dari berbagai penyakit berbahaya yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat dan sektor peternakan.
“Layanan karantina siaga selama 24 jam 7 hari di seluruh unit pelaksana teknis, terutama di titik pemasukan dan pengeluaran hewan kurban,” ujar Sriyanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (20/4).
Ia menambahkan, petugas karantina juga melakukan serangkaian tindakan pencegahan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, verifikasi dokumen, hingga desinfeksi alat angkut. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), serta zoonosis seperti antraks dan brucellosis.
Selain itu, Barantin terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha melalui unit pelaksana teknis (UPT) di berbagai daerah. Edukasi ini bertujuan agar seluruh pihak memahami dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan, terutama saat terjadi lonjakan lalu lintas hewan menjelang hari raya.
“Upaya sosialisasi terus kami lakukan agar peningkatan aktivitas distribusi hewan kurban tidak menimbulkan risiko kesehatan, baik bagi hewan maupun manusia,” kata Sriyanto. Dengan langkah ini, Barantin berharap perayaan Idul Adha dapat berlangsung aman, sehat, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....