Kemenhaj dan KJRI Jeddah Pantau Kepulangan Jemaah Umrah Indonesia

  • 06 Mar 2026 16:17 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Tim Fungsi Konsuler Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya dalam proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Seperti yang dilansir dari situs resmi Kementerian Haji dan Umrah, berdasarkan laporan pengawasan lapangan yang dilakukan Staf Teknis Haji KJRI Jeddah pada 5 Maret 2026, sebanyak 2.735 jemaah umrah Indonesia telah terpantau dan mendapatkan pendampingan dalam proses kepulangan melalui berbagai maskapai penerbangan. Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai jadwal keberangkatan.

Secara kumulatif, sejak 28 Februari hingga 5 Maret 2026, total jemaah umrah Indonesia yang telah terpantau kembali ke Tanah Air mencapai 14.796 orang.

Selain memantau keberangkatan, petugas juga melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah di Bandara Internasional King Abdulaziz. Pada periode yang sama, tercatat 352 jemaah tiba dan terpantau oleh petugas di bandara.

Namun, tercatat pula 158 jemaah mengalami penundaan atau tertahan dalam proses kepulangan. Para jemaah ini saat ini berada di Kota Jeddah dan Kota Makkah, menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai dengan pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

M. Ilham Effendy, Staf Teknis Haji KJRI Jeddah, menegaskan bahwa petugas terus memantau langsung proses kepulangan jamaah di bandara untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

“Petugas terus berada di lapangan untuk memantau keberangkatan jemaah umrah Indonesia. Kami memastikan mereka mendapatkan informasi yang jelas serta pendampingan selama proses kepulangan,” ujar Ilham di Jeddah pada 5 Maret 2026.

Ia menambahkan, bagi jemaah yang mengalami penundaan penerbangan, pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan agar penanganan berjalan optimal.

“Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan dan pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Kemenhaj melalui perwakilan di Arab Saudi bersama Satgas Bandara melakukan pendampingan intensif, koordinasi dengan maskapai, serta komunikasi dengan penyelenggara perjalanan umrah. Hal ini untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan yang baik serta dapat kembali ke Indonesia dengan aman.

Kemenhaj juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah, baik selama berada di Arab Saudi maupun dalam proses kepulangan. Pemerintah menghimbau jamaah dan keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang, karena perkembangan di lapangan terus dipantau.

Tips Bagi Jemaah Umrah Saat Kepulangan:

  1. Pastikan dokumen perjalanan lengkap, termasuk paspor, boarding pass, dan identitas jemaah.
  2. Ikuti arahan petugas dan pembimbing perjalanan di bandara maupun hotel.
  3. Perhatikan informasi penerbangan dari maskapai atau penyelenggara perjalanan, terutama jika ada perubahan jadwal.
  4. Tetap berada dalam rombongan dan jangan meninggalkan lokasi tanpa koordinasi dengan petugas.
  5. Jaga kondisi kesehatan dengan cukup istirahat dan konsumsi air yang cukup selama menunggu keberangkatan.

Pemerintah menegaskan seluruh proses pengawasan dan pendampingan dilakukan secara maksimal untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi jamaah umrah Indonesia.

Rekomendasi Berita