Minat Warga Tolitoli Berhaji Tetap Tinggi
- 31 Agt 2026 16:10 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Animo masyarakat Kabupaten Tolitoli untuk menunaikan ibadah haji masih tergolong tinggi, meskipun pemerintah mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Pendaftaran jemaah haji di Kabupaten Tolitoli hingga kini masih terus berlangsung setiap hari. Masyarakat yang berniat menunaikan rukun Islam kelima tetap mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tolitoli untuk melakukan proses pendaftaran.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tolitoli, Hi. Muhammad Dong, mengatakan tingginya minat masyarakat tersebut terlihat dari jumlah calon jemaah yang melakukan pendaftaran setiap harinya.
Menurutnya, dalam satu hari jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji dapat mencapai sekitar 20 orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa keinginan masyarakat Tolitoli untuk melaksanakan ibadah haji masih sangat kuat.
“Animo masyarakat Tolitoli untuk melaksanakan ibadah haji masih cukup tinggi. Setiap hari masyarakat yang mendaftar bisa mencapai sekitar 20 orang,” ungkap Muhammad Dong saat diwawancarai RRI, Sabtu (29/8/2026).
Sementara itu, terkait pembiayaan haji tahun 2027, pemerintah mengusulkan skema baru dengan porsi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bpih) yang dibayarkan langsung oleh jemaah sebesar 40 persen. Sedangkan 60 persen lainnya diusulkan dipenuhi melalui nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Muhammad Dong menjelaskan, usulan komposisi tersebut merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya agar penyesuaian biaya penyelenggaraan ibadah haji tidak terlalu membebani kondisi finansial calon jemaah.
Pemerintah sebelumnya mengusulkan rata-rata BPIH 1448 Hijriah/2027 Masehi sebesar Rp 107,34 juta untuk setiap jemaah. Meski demikian, besaran biaya yang nantinya menjadi kewajiban jemaah masih menunggu proses pembahasan dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....