Pemda Buol Kerahkan 22 Mobil Dinas Baru ke Asrama Haji Palu

  • 12 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Kabupaten Buol mengukir sejarah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sebanyak 84 jemaah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi resmi dilepas dalam sebuah prosesi penuh khidmat di Masjid Attafakur kelurahan leok 2 pada hari Minggu kemarin, yang sekaligus mencatatkan angka keberangkatan tertinggi bagi daerah tersebut.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Buol, Richard Muksin, menyatakan bahwa lonjakan jumlah jemaah tahun ini sangat fenomenal. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya memberangkatkan 30 hingga 40 orang, tahun ini terjadi kenaikan signifikan hingga 100 persen.

"Ini adalah pencapaian luar biasa bagi masyarakat Buol. Rombongan tahun ini didominasi oleh kaum perempuan sebanyak 54 orang, sementara jemaah laki-laki berjumlah 30 orang," ujar Richard kepada rri.co.id, 12 Mei 2026

Keberhasilan pemberangkatan ini tidak lepas dari intervensi masif Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buol. Guna memastikan seluruh tamu Allah dapat beribadah dengan tenang tanpa kendala teknis, Pemda telah menggelontorkan dana operasional yang mencapai lebih dari Rp200 juta.

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah pemberian subsidi biaya domestik. Setiap jamaah mendapatkan bantuan sebesar Rp7 juta per orang untuk menutupi biaya perjalanan transit dari Asrama Haji Palu menuju Embarkasi Balikpapan (PP).

Kabar gembira lainnya juga datang dari sisi finansial secara nasional. Biaya haji tahun 2026 tercatat turun menjadi Rp 55.575.922, atau berkurang sekitar Rp2 juta dibandingkan harga tahun sebelumnya. Hal ini tentu menjadi angin segar yang meringankan beban ekonomi para jamaah.

Tak hanya dari sisi anggaran, perhatian khusus juga diberikan Pemda Buol pada aspek kenyamanan transportasi darat. Untuk menjamin kondisi fisik jemaah tetap bugar selama perjalanan menuju ibu kota provinsi, pemerintah setempat mengambil langkah yang tidak biasa.

Sebanyak 22 unit mobil dinas keluaran terbaru dikerahkan khusus sebagai armada pengantar. Rombongan ini diberangkatkan secara langsung dari Kabupaten Buol hingga masuk ke pintu Asrama Haji Palu, memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi para jemaah.

"Kami ingin memastikan jemaah merasa dihargai dan dilayani dengan baik sejak menginjakkan kaki di luar rumah hingga nanti kembali ke tanah air," tegas perwakilan pemerintah dalam prosesi pelepasan tersebut.

Langkah komprehensif ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi pelayanan haji di Kabupaten Buol pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan meningkatnya kuota dan antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....