Self Love Jadi Langkah Awal Membangun Kehidupan Berkualitas

  • 10 Jun 2026 14:14 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Berbagai tantangan hidup seperti sakit hati, pengkhianatan, hingga kegagalan dapat menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikan motivator Roma Nainggolan dalam tayangan podcast Suara Berkelas #172 yang dipandu oleh Bilal Faranov.

Dalam perbincangan bertajuk “Kalau Kamu Mau HIDUPMU Gini-Gini Terus, SKIP Aja Video Ini!”, Roma membagikan pengalaman hidupnya yang penuh ujian. Menurutnya, setiap masalah yang dihadapi seharusnya menjadi katalis untuk berubah. Jika seseorang tidak mengambil pelajaran dari ujian tersebut, maka tantangan yang sama berpotensi terus berulang dalam hidupnya.

Roma menjelaskan bahwa proses transformasi diri dimulai dengan mencintai diri sendiri atau self love. Dari sana, seseorang perlu menjawab tiga pertanyaan mendasar, yaitu siapa dirinya, apa yang diinginkan dalam hidup, dan apa yang dapat diberikan kepada orang lain. Ia menilai banyak orang belum mampu menjawab pertanyaan tersebut secara jujur karena membutuhkan proses pengenalan diri yang mendalam.

”Ketika kita memperbaiki diri kita dari hal yang paling dasar seperti pikiran, perasaan, dan apa yang kamu percayai di dalam diri kamu, maka kamu akan berkesempatan mengundang keberuntungan, kebahagiaan, kesehatan, rezeki, atau hal baik lainnya untuk masuk lebih banyak ke dalam hidup kamu. Ini adalah prinsip ilmu monopoli diri” ujar Roma.

Dalam kesempatan itu, Roma juga menguraikan tiga alat utama yang dapat digunakan untuk membangun identitas diri yang lebih baik, yaitu jurnal, afirmasi, dan self love. Menulis jurnal dinilai efektif sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri, sementara afirmasi berfungsi untuk menanamkan keyakinan positif melalui pengulangan kalimat-kalimat yang membangun.

Selain itu, lingkungan yang positif dan keberanian mengambil tindakan nyata juga menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan diri. Menurutnya, perubahan tidak cukup hanya dengan berpikir positif, tetapi harus dibarengi dengan langkah konkret dan konsisten.

Melalui pendekatan tersebut, Roma meyakini setiap orang memiliki kesempatan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, mengembangkan potensi diri, serta meraih kesuksesan secara autentik sesuai dengan tujuan hidup masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....