Mengenal BDC, Komunitas Selam Pemuda Buol yang Pernah Ikut Pecahkan Rekor Dunia

  • 30 Mei 2026 19:22 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menyimpan potensi pariwisata bahari yang luar biasa namun dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal. Berangkat dari kondisi tersebut, sekumpulan pemuda lokal yang memiliki hobi menyelam berinisiatif membentuk Buol Diving Club (BDC). Wadah ini fokus pada kegiatan penyelaman berbasis olahraga, edukasi, dan pariwisata.

Pendiri Buol Diving Club, Taufik, mengungkapkan bahwa salah satu alasan utama berdirinya komunitas ini adalah minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memahami dunia penyelaman di Kabupaten Buol. Melalui kegiatan berbasis wisata dan lingkungan, BDC berharap dapat merangkul pemuda serta masyarakat lokal untuk bersama-sama mengangkat potensi sumber daya kelautan daerah ke tingkat yang lebih luas.

Secara geografis, Kabupaten Buol memiliki modal besar untuk menjadi destinasi wisata selam unggulan. Daerah ini memiliki delapan kecamatan pesisir, lima pulau, serta beberapa spot tanjung dengan panorama bawah laut yang memukau.

"Berdasarkan eksplorasi yang telah dilakukan oleh tim BDC, terdapat sejumlah titik penyelaman potensial yang sangat menjanjikan dan siap menjadi ikon wisata baru di Buol. Beberapa titik unggulan tersebut di antaranya adalah Pulau Raja, Pulau Busak, Tanjung Dako, Tangmad, dan Pulau Panjang yang terletak di Paleleh," ungkap Taufik kepada RRI, Sabtu, 30 Mei 2026.

Meski kaya akan potensi, pengembangan wisata selam di Buol masih dihadapkan pada tantangan besar. Taufik mengakui bahwa saat ini komunitasnya masih terbentur masalah klasik, yaitu keterbatasan alat, sarana pendukung, serta akomodasi laut.

Saat ini, BDC baru memiliki peralatan scuba dasar dan belum mempunyai fasilitas krusial seperti kompresor pengisi tabung oksigen. Akibat keterbatasan ini, para penyelam lokal terpaksa harus menempuh perjalanan jauh ke Kabupaten Toli-Toli hingga ke Provinsi Gorontalo hanya untuk mengisi tabung selam. Kondisi tersebut otomatis memicu pembengkakan biaya operasional yang cukup tinggi bagi para pegiat selam di Buol.

Sejak awal berdiri, Buol Diving Club terbukti aktif membangun jejaring dan kolaborasi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Mereka tercatat pernah bersinergi dengan komunitas lingkungan, pegiat wisata Tanjung Dako seperti Kage-kage dan Explore Tanjung Dako, Boalemo Diving Club, serta komunitas selam yang ada di Provinsi Gorontalo.

Bahkan, keterlibatan BDC dalam aksi pemecahan Rekor Dunia Selam yang digelar di Manado menjadi bukti nyata komitmen dan eksistensi para penyelam muda Buol di kancah nasional. Melalui gerakan ini, BDC berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan dukungan nyata, terutama dalam pengadaan fasilitas penunjang, demi menghidupkan sektor pariwisata bahari Kabupaten Buol.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....