Hari tanpa Diet Internasional Dorong Penerimaan Tubuh Global
- 06 Mei 2026 11:22 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Setiap tanggal 6 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Tanpa Diet Internasional (International No Diet Day), sebuah momentum global yang mengkampanyekan penerimaan tubuh (body positivity) serta meningkatkan kesadaran akan bahaya diet ekstrim.
Peringatan ini pertama kali digagas pada tahun 1992 oleh aktivis asal Inggris, Mary Evans Young. Gerakan tersebut muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial dan standar kecantikan yang tidak realistis, yang kerap memicu gangguan makan dan citra tubuh negatif.
Hari Tanpa Diet Internasional juga menjadi ajakan untuk menolak budaya diet (diet culture) yang sering kali menempatkan ukuran tubuh sebagai tolok ukur utama kecantikan dan kesehatan. Kampanye ini menekankan bahwa setiap individu berhak menerima tubuhnya apa adanya, tanpa harus mengikuti standar yang sempit.
Seorang praktisi kesehatan masyarakat, dr. Andi Rahman, menjelaskan bahwa fenomena diet ekstrem masih banyak ditemukan di masyarakat.
“Diet yang tidak seimbang justru berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, baik fisik maupun mental. Yang lebih penting adalah pola hidup sehat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai simbol, peringatan ini ditandai dengan pita berwarna biru muda, yang melambangkan dukungan terhadap keberagaman bentuk tubuh serta kebebasan dari tekanan sosial terkait penampilan fisik.
Selain itu, Hari Tanpa Diet Internasional juga menyoroti risiko diet ekstrem yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Praktik diet yang tidak tepat dapat memicu gangguan makan, stres, hingga masalah kesehatan jangka panjang.
Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk mengedepankan pola hidup sehat yang lebih seimbang, seperti menjaga asupan nutrisi, aktif bergerak, serta membangun hubungan positif dengan tubuh sendiri. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesehatan tidak hanya diukur dari berat badan, tetapi dari kesejahteraan secara menyeluruh.
Dengan pesan kuat untuk menolak standar kecantikan yang tidak realistis, Hari Tanpa Diet Internasional terus menjadi kampanye penting dalam mendorong kesadaran global tentang penerimaan diri dan kesehatan yang inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....