Stok Susu UHT Langka, Penjualan Minuman Point Coffee di Buol Terdampak

  • 09 Apr 2026 11:46 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Kelangkaan stok susu UHT full cream di Kabupaten Buol berdampak langsung pada ketersediaan produk minuman di gerai Point Coffee. Sejak beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri, sejumlah menu berbasis susu tidak dapat disajikan kepada pelanggan.

Salah satu barista, Sindy, mengungkapkan bahwa stok susu telah habis sejak tiga hari setelah lebaran. Kondisi ini membuat operasional penjualan menjadi terganggu, mengingat sebagian besar menu andalan membutuhkan bahan dasar susu.

“Stok susu sudah kosong sejak tiga hari setelah Idul Fitri. Sampai sekarang belum ada pengiriman lagi,” ujar Sindy.

Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Buol terhadap minuman kekinian, khususnya di Point Coffee, membuat permintaan terus meningkat. Namun, keterbatasan bahan baku justru memicu keluhan dari pelanggan yang tidak bisa mendapatkan menu favorit mereka.

“Banyak pelanggan yang kecewa karena tidak tersedia. Padahal biasanya permintaan sangat tinggi,” tambahnya.

Menurut Sindy, kekosongan ini disebabkan oleh kurangnya distribusi susu dari kantor pusat ke cabang daerah. Ia menyayangkan kondisi tersebut karena turut berdampak pada pendapatan dan produktivitas kerja.

“Kalau tidak ada pembeli, kami seperti makan gaji buta. Ini tentu sangat disayangkan,” ungkapnya.

Ia berharap agar distribusi stok susu dapat segera kembali normal sehingga operasional penjualan bisa berjalan seperti biasa. Selain itu, ia juga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu mengupayakan kelancaran distribusi bahan kebutuhan tersebut.

Kekosongan stok ini menjadi perhatian, mengingat sektor usaha minuman kekinian kini menjadi salah satu penopang ekonomi kecil di daerah, serta memiliki kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....