Kamus Bergambar Dampelas Diluncurkan, Pelestarian Bahasa Dikuatkan
- 28 Nov 2025 20:04 WIB
- Toli Toli
KBRN,Tolitoli : Pelestarian bahasa daerah kembali mendapat perhatian besar dengan hadirnya buku kamus bergambar berbahasa Dampelas–Indonesia yang ditulis oleh Opick delian alindra. Karya ini dinilai sebagai langkah konkret untuk mempertahankan bahasa ibu di tengah derasnya arus modernisasi dan perubahan budaya yang menyebabkan bahasa daerah semakin terpinggirkan.
Opick menjelaskan bahwa bahasa daerah atau bahasa ibu adalah identitas budaya yang sangat penting sebagai ciri suatu komunitas. Menurutnya, keberagaman bangsa justru akan semakin kuat ketika bahasa daerah tetap dijaga dan digunakan. Ia menegaskan bahwa bahasa ibu merupakan bagian dari local wisdom yang harus dilestarikan untuk memastikan generasi berikutnya tetap memiliki ikatan kuat dengan akar budaya mereka.
Buku kamus ini dirancang dalam bentuk bergambar agar menarik dan mudah dipahami terutama oleh anak-anak. Dengan konsep yang lebih visual, Opick berharap buku ini mampu menjadi media belajar yang menyenangkan serta membantu mempercepat pemahaman kosakata dasar bahasa Dampelas bagi generasi muda.
Di dalam buku tersebut terdapat kurang lebih 330 kosakata dasar yang disajikan dengan ilustrasi objek dan subjek yang relevan. Seluruh konten ditulis dalam dwibahasa, yaitu Indonesia–Dampelas, sehingga pembaca dapat memahami padanan kata dengan lebih mudah. Proses penyusunan ini dilakukan dengan cermat, melibatkan berbagai narasumber dari kalangan tokoh adat dan budaya Dampelas.
Opick menjelaskan bahwa pengambilan data secara langsung dari para tokoh adat merupakan upaya memastikan bahwa bahasa yang dituangkan tetap autentik dan sesuai dengan penggunaan aslinya. Ia menilai keterlibatan masyarakat adat sangat penting untuk menjaga kemurnian bahasa daerah yang mulai jarang terdengar dalam percakapan sehari-hari.
Harapan besar turut disampaikan Opick agar pemerintah dapat mengakomodasi buku tersebut untuk dijadikan bagian dari kurikulum pembelajaran di sekolah. Ia menilai bahwa tanpa dukungan institusional yang kuat, bahasa daerah akan semakin sulit bertahan. “Jika ini tidak disuplai secara serius maka terancamlah bahasa dan identitas daerah kita,” ujarnya. Kepada RRI.co.id, Jumat,(28/11/2025)
Selain mengandalkan pemerintah, Opick juga mengajak masyarakat untuk konsisten menggunakan bahasa daerah dalam keseharian. Ia menekankan pentingnya mengajarkan bahasa ibu kepada anak-anak sejak dini agar upaya pelestarian tidak hanya berhenti pada buku, tetapi benar-benar tercermin dalam tindakan nyata di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Buku ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran bersama untuk menjaga bahasa Dampelas dari ancaman kepunahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....