Tolitoli Tekan Stunting Lewat Revitalisasi Posyandu Aktif
- 24 Jul 2025 15:52 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Pemerintah Kabupaten Tolitoli terus mengintensifkan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di wilayah pedesaan dan pesisir. Salah satu langkah nyata yang kini menjadi fokus adalah revitalisasi Posyandu dan edukasi gizi bagi ibu dan anak.
Menurut data Dinas Kesehatan Tolitoli, angka stunting di wilayah tersebut menurun sebesar 8% dalam satu tahun terakhir. Capaian ini tak lepas dari peningkatan cakupan imunisasi dasar serta optimalisasi program pemberian makanan tambahan (PMT) melalui Posyandu Keliling.
Kepala Dinas Kesehatan Tolitoli, dr. Suryani Ahmad, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dan kader Posyandu dalam mendukung penurunan angka stunting dan malnutrisi.
“Kami tidak hanya fokus pada pengobatan, tapi juga pada pencegahan. Kami gencar memberikan penyuluhan gizi, pola makan sehat, dan pentingnya air bersih di setiap kunjungan,” jelas dr. Suryani.
Di sisi lain, gerakan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) juga digencarkan dengan melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, hingga tenaga kesehatan. Dinas Kesehatan Tolitoli turut bersinergi dengan Puskesmas dan RSUD Mokopido untuk memperluas layanan deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Masyarakat merespons positif program tersebut.
“Sekarang Posyandu lebih aktif, petugas sering datang dan memberikan edukasi. Anak-anak kami jadi lebih terpantau kesehatannya,” ujar Siti Aisyah, warga Desa Lalos.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, Pemkab Tolitoli menargetkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh pada tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....