Sahman, Penambal Jalan Pasir Putih yang Viral dan Menginspirasi
- 13 Jun 2026 12:24 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Aksi kemanusiaan yang dilakukan Sahman (60), warga Desa Labonu, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu viral setelah aktivitasnya menambal jalan rusak di kawasan Puncak Pasir Putih diunggah oleh seorang konten kreator.
Beragam apresiasi dan decak kagum datang dari masyarakat. Sahman dinilai telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan dengan memperbaiki sejumlah titik kerusakan jalan secara swadaya dan tanpa mengharapkan imbalan.
Jalan di kawasan Pasir Putih diketahui mengalami kerusakan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur penghubung Tolitoli menuju Kota Palu. Akibat kerusakan itu, sebagian warga bahkan memilih menggunakan jalur Pantai Barat yang lebih jauh untuk menghindari risiko kecelakaan.
Sahman mengaku telah lebih dari satu bulan melakukan pekerjaan penambalan jalan dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti sekop untuk mengambil material tanah dan batu.
“Saya kerjakan ini untuk membantu sesama pengguna jalan. Selain itu, ini juga menjadi bekal akhirat bagi saya,” ujar Sahman saat ditemui di lokasi.
Aksi mulia tersebut mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Salah satunya disampaikan Anna Syafira Ramadhani, pengendara sepeda motor yang kerap melintasi kawasan Pasir Putih.
Anna mengaku terharu melihat ketulusan Sahman yang rela bekerja seorang diri demi memperbaiki jalan yang selama ini membahayakan pengguna jalan.
“Di Kilometer 18 ada jalan yang curam dengan patahan aspal sehingga pengendara harus sangat berhati-hati, baik dari arah Labonu maupun Mensung. Tadi saya lewat, kondisinya sudah jauh lebih baik. Dulu sempat viral di TikTok karena mobil sulit melintas. Pak Sahman mengerjakan sendiri selama empat hari untuk menimbun jalan tersebut,” kata Anna.
Menurutnya, sosok seperti Sahman kini semakin jarang ditemukan di tengah masyarakat.
“Beliau tidak pernah meminta imbalan. Kalau ada yang memberi bantuan, baru beliau menerimanya. Menurut saya, sekarang sudah jarang menemukan orang yang bekerja dengan tulus seperti itu,” tambahnya.
Kekaguman terhadap Sahman tidak hanya datang dari Anna, tetapi juga dari ribuan warganet yang memberikan komentar positif di media sosial. Banyak di antaranya mengucapkan terima kasih serta berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen terhadap ruas jalan tersebut.
Unggahan video yang menampilkan aksi Sahman hingga kini telah memperoleh lebih dari 4.000 tanda suka, dibagikan lebih dari 400 kali, dan ditonton lebih dari 140 ribu kali. Sejumlah warganet bahkan mengaku siap memberikan bantuan sukarela kepada Sahman apabila bertemu saat melintasi kawasan Pasir Putih.
Aksi sederhana yang dilakukan Sahman menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan, ia menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan keikhlasan masih hidup di tengah kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....