Satu Persen Ungkap Cara Belajar 100 Kali Cepat

  • 11 Jul 2025 09:58 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Channel edukatif Satu Persen – Indonesian Life School kembali menarik perhatian publik dengan merilis video inspiratif bertajuk “Cara Belajar 100x Lebih Cepat dari Orang Biasa”. Video ini menekankan pentingnya pembelajaran aktif dan strategi project-based learning untuk mencapai efektivitas belajar yang maksimal.

Melalui penjelasan yang mudah dipahami, video ini menyoroti bahwa sekadar menjadi pembelajar pasif tidak lagi cukup di era digital. Untuk bisa berkembang dengan cepat, seseorang harus menerapkan ilmunya dalam proyek nyata dan memiliki tujuan belajar yang jelas.

“Baca buku itu penting, tapi hanya salah satu teknik saja. Saya akan tunjukkan cara belajar 100 kali lebih cepat yang juga dilakukan banyak orang sukses di luar sana,” demikian cuplikan pernyataan dalam video tersebut.

Lima langkah utama yang disarankan oleh Satu Persen agar proses belajar lebih efektif antara lain:

  1. Tentukan tujuan belajar dan fokus pada proyek nyata, dengan memecahnya ke dalam langkah harian yang terukur.

  2. Gunakan AI sebagai alat bantu belajar, agar proyek harian bisa disesuaikan dengan kebutuhan personal.

  3. Baca buku secara strategis, dengan teknik skimming selama 30–60 menit dan memanfaatkan AI untuk merangkum isi penting.

  4. Dengarkan podcast dari penulis atau pakar sebagai sumber wawasan tambahan dan pembaruan informasi.

  5. Ajarkan kembali ilmu yang didapat, karena mengajar memperdalam pemahaman dan mendorong kemampuan berpikir kritis.

Channel Satu Persen selama ini dikenal sebagai media edukasi life skills yang membahas ilmu-ilmu penting dalam kehidupan yang kerap luput dari kurikulum sekolah. Dalam video ini, mereka juga menggarisbawahi bahwa menurunnya minat membaca bukan tanda kemunduran, melainkan pergeseran cara belajar menuju metode yang lebih efisien dan adaptif.

Melalui pendekatan ini, Satu Persen mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif membangun kemajuan pribadi dan karier di tengah tantangan zaman digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....