Fenomena Penurunan Daya Tangkap di Era Digital

  • 11 Jul 2025 09:55 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Channel edukasi Satu Persen – Indonesian Life School melalui platform YouTube kembali menghadirkan konten inspiratif bertajuk “Cara Belajar 100x Lebih Cepat dari Orang Biasa”. Dalam video ini, Satu Persen mengupas tuntas fenomena turunnya minat membaca buku secara menyeluruh di era digital, khususnya pada tahun 2025.

Dijelaskan dalam video tersebut, penurunan minat baca bukan disebabkan oleh menurunnya kecerdasan manusia, melainkan karena perubahan cara belajar yang kini lebih menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Kehadiran platform seperti TikTok, YouTube Shorts, hingga podcast, membuat otak manusia terbiasa menyerap informasi singkat secara instan, tanpa mendalami substansi dari pengetahuan itu sendiri.

“Masalahnya kok ada ya orang yang kayak gini yang baca buku tiap hari, nonton podcast segala macam tiap hari. Kok udah berbulan-bulan, udah bertahun-tahun, kok hidupnya gitu-gitu aja gitu. Nah, jawabannya adalah ini adalah jebakan. Jebakan belajar pakai cara tradisional, yaitu hanya dengan menerima informasi saja. Dengan kata lain, lu jadi pembelajar pasif,” demikian dikutip dari pernyataan dalam video tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, banyak orang belajar hanya untuk memenuhi ekspektasi sosial atau agar terlihat produktif, bukan karena memiliki tujuan yang jelas. Hal ini diibaratkan seperti mengendarai mobil Ferrari tanpa tahu arah, cepat namun tidak sampai ke mana-mana.

Satu Persen menekankan pentingnya menetapkan tujuan belajar yang spesifik dan mengubahnya menjadi proyek nyata. Dengan demikian, proses belajar bukan hanya soal menyerap informasi, tapi juga mampu menghasilkan perubahan dan kemajuan yang berarti dalam kehidupan. Konten ini menjadi refleksi bagi generasi digital untuk lebih bijak dalam mengelola proses belajar, serta tidak terjebak dalam ilusi produktivitas tanpa arah yang jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....