Hari Angin Sedunia Dorong Transisi Energi Bersih

  • 15 Jun 2025 11:27 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Setiap tanggal 15 Juni, dunia memperingati Hari Angin Sedunia atau Global Wind Day, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya energi angin sebagai sumber energi masa depan yang bersih dan berkelanjutan.

Peringatan ini pertama kali berlangsung pada tahun 2007 sebagai inisiatif Asosiasi Energi Angin Eropa (EWEA). Awalnya, kegiatan hanya diselenggarakan di beberapa negara Eropa, bertujuan mengenalkan teknologi dan manfaat energi angin kepada masyarakat. Namun sejak 2009, melalui kerja sama dengan Global Wind Energy Council (GWEC), peringatan ini berkembang menjadi agenda internasional yang dirayakan secara luas, termasuk di negara-negara berkembang.

Hari Angin Sedunia bukan sekadar menyoroti teknologi turbin dan pembangkit tenaga angin. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi simbol harapan dunia untuk beralih pada energi ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon, dan mengatasi krisis iklim global.

“Energi angin adalah salah satu bentuk energi bersih yang paling cepat berkembang di dunia,” ungkap CEO GWEC, Ben Backwell. “Hari Angin Sedunia adalah saat yang tepat untuk mengedukasi masyarakat, mendorong dialog kebijakan, dan memperkuat dukungan terhadap energi bersih.”

Setiap tahun, Hari Angin Sedunia diperingati melalui berbagai kegiatan, antara lain:

  • Pameran dan kunjungan ke ladang angin

  • Seminar dan diskusi publik

  • Peluncuran laporan tahunan energi angin

  • Lomba inovasi teknologi energi terbarukan

Beberapa negara bahkan menjadikan momentum ini untuk meluncurkan kebijakan baru di sektor energi terbarukan, sebagai langkah konkret mendukung transisi energi berkelanjutan.

Dengan terus berkembangnya teknologi dan kesadaran publik, energi angin diyakini menjadi salah satu solusi utama menghadapi tantangan energi dan lingkungan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....