Jamu Tradisional Indonesia, Khasiat Alami, Warisan Sehat

  • 29 Mei 2025 17:33 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Jamu, minuman tradisional khas Indonesia, terus mempertahankan eksistensinya sebagai warisan budaya yang sarat manfaat. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti akar, daun, kulit batang, dan rempah-rempah, jamu telah digunakan secara turun-temurun untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit.

Dilansir dari Kompas.com, berikut beberapa jenis jamu populer di tengah masyarakat beserta khasiatnya:

  1. Jamu Kunyit Asam

    Diracik dari kunyit dan asam jawa, jamu ini dikenal mampu meredakan nyeri haid, menyegarkan tubuh, serta memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk kulit.

  2. Jamu Beras Kencur

    Berbahan dasar beras, kencur, jahe, dan gula merah, beras kencur dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan, mengurangi pegal-pegal, dan memberikan energi tambahan.

  3. Jamu Temulawak

    Dengan rimpang temulawak sebagai bahan utama, jamu ini bermanfaat untuk menjaga fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, serta mendukung sistem pencernaan.

  4. Jamu Pahitan

    Memiliki rasa pahit dari bahan seperti sambiloto dan brotowali, jamu ini populer sebagai detoks alami, penurun kadar gula darah, dan pengatasi jerawat serta masalah kulit lainnya.

  5. Jamu Cabe Puyang

    Mengandung bahan aktif alami yang bersifat analgesik dan antiinflamasi, jamu ini digunakan untuk meredakan pegal linu serta nyeri otot.

  6. Jamu Uyup-uyup

    Khusus untuk ibu menyusui, jamu ini dibuat dari daun katuk dan bahan herbal lain yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI.

Meski terbuat dari bahan alami, konsumsi jamu tetap perlu diperhatikan, terutama jika digunakan bersamaan dengan obat medis. Konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan agar manfaatnya tetap optimal dan aman.

Seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat berbasis alami, produk jamu kini telah dikembangkan dalam bentuk yang lebih praktis seperti kapsul dan minuman instan, tanpa mengurangi khasiat tradisionalnya. Jamu bukan sekadar minuman, tetapi juga simbol kearifan lokal yang patut dilestarikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....