Warung Ikan Bakar Nuratika Bertahan Enam Tahun di Tolitoli
- 10 Agt 2026 15:30 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Warung Ikan Bakar Nuratika di Jalan Sona Nopi, Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, menjadi salah satu pilihan warga untuk menikmati hidangan ikan bakar dan aneka makanan laut. Usaha kuliner yang dirintis sejak sekitar enam tahun lalu tersebut hingga kini masih bertahan dan terus melayani pelanggan.
Selain menyediakan ikan bakar, Warung Nuratika juga menawarkan berbagai jenis ikan mentah segar yang dapat dipilih langsung oleh pelanggan. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WITA.
Pemilik Warung Nuratika, Aswad, mengatakan usaha tersebut sebelumnya dijalankan di lokasi berbeda. Namun, karena lokasi awal dinilai kurang strategis dan sepi pembeli, ia kemudian memutuskan untuk memindahkan usahanya ke Jalan Sona Nopi.
“Sebelum membuka warung ini, dulunya saya bekerja di salah satu rumah makan di Tanjung Batu. Lama-kelamaan karena saya punya keahlian membakar ikan, akhirnya saya dan istri berdiskusi bagaimana kalau kita buka warung juga. Akhirnya terwujud dan sudah sekitar enam tahun kami menggeluti usaha ini,” tutur Aswad, Minggu (9/8/2026).
Menurut Aswad, perpindahan lokasi memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya. Lokasi yang lebih strategis membuat pelanggan lebih mudah menemukan warung dan meningkatkan jumlah pembeli, baik untuk menikmati ikan bakar maupun membeli ikan mentah segar.
Tidak hanya melayani pembelian untuk makan di tempat dan dibawa pulang, Warung Nuratika juga menerima pesanan jasa membakar ikan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Jasa tersebut antara lain untuk pesta, acara aqiqah maupun kegiatan keluarga lainnya.
“Kami juga menjual aneka seafood. Stok tersedia, pembeli tinggal memilih, kemudian bisa dibakar atau digoreng sesuai keinginan. Mau dimakan di warung atau dibawa pulang, semuanya kami layani. Bahkan kalau pagi ada yang meminta ikan dibakar, kami siap menerima,” jelas Aswad.
Untuk memastikan ketersediaan bahan baku, Aswad mendapatkan ikan segar langsung dari nelayan di kawasan Jalan Baru. Selain itu, sejumlah pelanggan dari Desa Abaling juga mengantarkan hasil tangkapan mereka langsung ke warung.
Aswad yang merupakan ayah tiga anak mengatakan, usaha kuliner tersebut menjadi sumber penghasilan bagi keluarganya. Dari hasil berjualan, ia dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu membiayai pendidikan anak-anaknya.
Ia berharap kawasan Jalan Sona Nopi ke depan dapat berkembang menjadi salah satu sentra kuliner di Kabupaten Tolitoli. Menurutnya, semakin banyak usaha kuliner yang hadir di kawasan tersebut akan membuat lingkungan menjadi lebih ramai dan menarik lebih banyak warga untuk berkunjung.
“Harapan saya, kedepan Jalan Sona Nopi ini bisa menjadi tempat berbagai macam kuliner seperti di Tanjung Batu Tolitoli, sehingga semakin ramai dan semakin banyak warga yang mampir untuk berbelanja,” harapnya.
Keberadaan Warung Ikan Bakar Nuratika sekaligus menunjukkan peluang usaha kuliner berbasis hasil laut masih terbuka di Tolitoli. Dengan mengandalkan ikan segar dari nelayan lokal dan layanan yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan, usaha tersebut terus dipertahankan sebagai sumber ekonomi keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....