Bermodal Rp200 Ribu, Putri Ana Tekuni Usaha Gorengan di Tolitoli

  • 10 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Semangat mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus tumbuh di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Salah satunya ditunjukkan Putri Ana, perempuan muda berusia 21 tahun asal Di Nopi, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, yang mulai menekuni usaha kuliner sederhana.

Hampir sebulan terakhir, Putri Ana berjualan aneka gorengan di pinggir Jalan Trans Sulawesi. Dengan tempat berjualan yang masih sederhana, ia menjajakan pisang goreng dan bakwan kepada warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.

Putri Ana mengatakan, keputusan membuka usaha tersebut berawal dari pembicaraan bersama suaminya. Ia memilih berjualan agar memiliki kegiatan sekaligus membantu menambah pendapatan keluarga.

“Saya baru hampir sebulan buka jualan gorengan di sini. Saya dan suami berbincang bagaimana kalau saya jualan saja di depan, daripada tidak ada aktivitas, sekalian bantu perekonomian keluarga,” ujar Putri Ana.

Saat ini, Putri Ana menyediakan tiga jenis gorengan, yakni pisang goreng, bakwan, dan ubi goreng. Namun, untuk sementara ubi goreng belum kembali dijual karena harga bahan baku ubi yang dinilai cukup mahal.

Untuk memulai usahanya, Putri Ana mengaku hanya menggunakan modal sebesar Rp200 ribu dari uang yang dimilikinya. Pada awal berjualan, pembeli masih terbatas, namun kondisi tersebut perlahan berubah seiring semakin dikenalnya dagangannya.

“Modal awal saya dua ratus ribu. Alhamdulillah, walau awalnya sepi tapi sekarang sudah ramai. Selain warga di sini, juga ada pembeli yang lewat di sini, akhirnya modal mulai bertambah,” katanya.

Menurut Putri Ana, lokasi berjualan di pinggir jalan poros memberikan peluang tersendiri karena banyak kendaraan dan masyarakat yang melintas. Kondisi tersebut membuat dagangannya mulai mendapatkan pelanggan dari luar lingkungan tempat tinggalnya.

Ke depan, Putri Ana memiliki keinginan untuk mengembangkan usahanya dengan menambah berbagai menu. Beberapa di antaranya mie kuah, mie goreng, binte, serta aneka minuman segar.

Meski masih merintis dengan sarana terbatas, Putri Ana optimistis usaha tersebut dapat berkembang. Ia berharap kegigihan dalam mencari rezeki dapat membuahkan hasil dan membantu suaminya memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebagai pelaku UMKM pemula, Putri Ana juga berharap adanya perhatian dari instansi terkait kepada pedagang kecil. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar pelaku usaha seperti dirinya memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....