Penjual Cendol Bertahan ditengah Kenaikan Harga Bahan

  • 20 Apr 2026 17:50 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID Tolitoli — Di tengah naiknya harga bahan pokok dan perlengkapan usaha, seorang penjual es cendol di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tetap bertahan menjalankan usahanya. Bang Yoyo, pedagang yang berjualan di Jalan Usman Binol tepat di depan Bank Mandiri, mengaku harus melakukan berbagai penyesuaian agar usahanya tetap berjalan.

Menurut Yoyo, yang ditemui siang ini senin 20/04/2026 salah satu kendala terbesar saat ini adalah kenaikan harga bahan pendukung, terutama plastik untuk kemasan. “Harga plastik masih mahal, jadi cukup berpengaruh ke biaya jualan,” ujarnya saat ditemui.

Meski demikian, Yoyo memilih untuk tidak menaikkan harga jual es cendolnya. Ia tetap menjual dengan harga Rp5.000 per gelas demi menjaga pelanggan setianya. Sebagai langkah menyiasati biaya produksi, Yoyo terpaksa mengurangi salah satu bahan campuran, yaitu roti yang biasanya menjadi pelengkap dalam sajian cendolnya.

“Untuk sekarang roti memang tidak dipakai dulu, supaya biaya bisa ditekan,” tambahnya.

Di tengah kondisi tersebut, usaha Yoyo masih tergolong stabil. Dalam sehari, ia mengaku bisa meraih keuntungan hingga sekitar Rp600 ribu, tergantung jumlah pembeli.

Keputusan Yoyo mempertahankan harga di tengah tekanan biaya menjadi contoh bagaimana pelaku usaha kecil beradaptasi dengan situasi ekonomi yang menantang. Ia berharap harga bahan pendukung dapat segera kembali normal agar usahanya bisa kembali seperti semula.

Keberadaan pedagang seperti Yoyo juga menjadi bagian penting dalam menjaga roda ekonomi masyarakat lokal, sekaligus menyediakan jajanan tradisional yang tetap digemari berbagai kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....