Difabel Tangguh, Iman Bangun UMKM Rajutan Inspiratif

  • 13 Mei 2025 09:38 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Iman, seorang penyandang disabilitas asal Tolitoli, Sulawesi Tengah, menjadi inspirasi banyak orang berkat semangatnya dalam membangun usaha rajutan mandiri. Meski harus kehilangan sebagian fungsi tubuh akibat sakit parah, Iman tak menyerah pada keadaan. Justru dari keterbatasan itulah lahir karya penuh warna dan harapan.

Tangan-tangan cekatan Iman kini merajut benang menjadi tas, dompet, hingga taplak meja bernilai tinggi. Awalnya, aktivitas itu hanya sebagai terapi mental dan pengisi waktu luang. Namun, kualitas karyanya menarik perhatian, bahkan pembeli pertamanya adalah turis mancanegara yang berkunjung ke Tolitoli.

“Awalnya saya hanya coba-coba. Tapi ketika hasil rajutan saya dibeli turis asing, saya mulai percaya diri untuk menjadikan ini usaha,” ujar Iman kepada rri.co.id, Selasa (13/05/2025).

Tak hanya berkarya sendiri, Iman kemudian menggagas komunitas kecil bernama Netra Center Tolis, tempat para penyandang disabilitas saling berbagi ilmu merajut. Bersama komunitasnya, mereka memproduksi aneka kerajinan tangan dengan detail dan cinta, dari tatakan gelas hingga tas tangan.

"Netra Center Tolis menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi difabel. Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk mandiri dan berdaya," tambahnya.

Perjalanan Iman menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi kekuatan iman, semangat, dan kreativitas. Lewat UMKM, Iman membuktikan bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari benang-benang harapan yang dirajut dalam ketekunan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....