Bertahan di Tengah Sepi, Hayati Tetap Semangat Berdagang
- 25 Apr 2025 13:15 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Meski kondisi Pasar Soping Bumi Harapan Tolitoli kini tampak jauh lebih sepi dibandingkan dengan Pasar Susumbolan, namun semangat para pedagang kecil masih menyala. Di antara mereka adalah Ibu Hayati, seorang penjual kelontong asal Desa Dakitan, yang tetap setia menggelar dagangan di pinggir jalan pasar agar mudah dijangkau pembeli.
“Sudah lebih dari empat tahun saya jualan di sini. Dulu sempat jualan di Dakitan, tapi sepi pembeli. Makanya pindah ke sini dan pilih tempat di pinggir jalan supaya gampang dilihat orang. Alhamdulillah, disini pembelinya lebih banyak,” ungkapnya saat ditemui Jumat (25/04/2025).
Ibu Hayati mengaku memulai usahanya dengan modal pribadi dan sebagian dari pinjaman bank untuk mengisi los jualan. Beragam kebutuhan pokok dijajakan, seperti beras—yang didatangkannya dari Makassar, Parigi Moutong, dan Tolitoli—gula pasir, gula merah, telur, minyak kelapa, hingga sembako lainnya.
Soal pendapatan, Ibu Hayati menyebut dalam sehari bisa meraup lebih dari satu juta rupiah. Namun, jika sedang sepi, hasilnya kadang hanya dua ratus ribu rupiah. Meskipun begitu, ia tetap bersyukur.
“Namanya berdagang, tidak selalu ramai. Kadang sepi juga, tergantung rezeki. Yang penting tetap berusaha,” ujarnya sambil tersenyum.
Sejak suaminya meninggal dunia, Ibu Hayati menjadi tulang punggung keluarga. Dengan hasil dari berjualan, ia menghidupi anak-anak dan cucunya. Ia berharap Pasar Soping bisa kembali ramai seperti dahulu, agar penghasilan para pedagang kecil pun ikut meningkat.
“Saya ingin jualan ini bisa terus untuk kehidupan sehari-hari, dan bisa memberikan kehidupan yang layak untuk anak dan cucu,” tutupnya penuh harap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....