Usaha penjualan sabut kelapa cincang mulai menunjukkan potensi

  • 30 Apr 2026 17:05 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Usaha penjualan sabut kelapa cincang di daerah ini mulai menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan bahan organik untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga.

Salah satu pelaku usaha lokal, Ibu Dian, mengungkapkan bahwa penjualan sabut kelapa cincang miliknya dapat mencapai 5 hingga 8 karung per hari dalam kondisi normal. Bahkan, saat permintaan meningkat, penjualan bisa mencapai 10 karung per hari.

“Kalau lagi ramai, penjualan bisa sampai 10 karung per hari. Tapi kalau sepi, paling hanya sekitar 2 karung yang terjual,” ujar Ibu Dian.

Produk sabut kelapa cincang tersebut dijual dengan harga Rp25.000 per karung, sudah termasuk biaya pengantaran. Sebelumnya, harga sempat naik menjadi Rp28.000 akibat meningkatnya biaya kemasan, namun kini kembali stabil setelah Ibu Dian mendapatkan pasokan karung bekas dari rekan sesama pelaku usaha.

“Waktu itu sempat saya naikkan jadi Rp28 ribu karena harga karung naik. Tapi sekarang kembali ke Rp 25 ribu karena saya dapat karung bekas gaba dari teman,” jelasnya.

Ibu Dian juga menyampaikan bahwa bahan baku sabut kelapa diperoleh dari kebun sendiri, serta dari tetangga yang merupakan pengumpul kelapa untuk produksi kopra, sehingga pasokan relatif mudah didapat.

Sabut kelapa cincang ini dimanfaatkan sebagai media tanam, campuran pupuk, hingga bahan kerajinan. Tingginya permintaan menjadikan usaha ini memiliki peluang ekonomi yang cukup baik di wilayah penghasil kelapa seperti Sulawesi Tengah.

Dengan harga yang stabil dan ketersediaan bahan baku yang melimpah, usaha sabut kelapa cincang diperkirakan terus berkembang ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....