UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan E-Commerce
- 23 Mei 2025 08:55 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Transformasi digital terus menunjukkan dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Data terbaru dari Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa jumlah UMKM yang memanfaatkan platform digital meningkat hingga 35% dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan ini didorong oleh kemudahan akses terhadap platform e-commerce, sistem pembayaran digital, serta pelatihan daring yang gencar digelar oleh pemerintah maupun sektor swasta. Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak melaporkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah penjual aktif dari kalangan UMKM sepanjang kuartal pertama 2025.
Salah satu contoh keberhasilan datang dari Dapur Nisa, usaha kuliner rumahan asal Yogyakarta. Setelah bergabung di e-commerce dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran, omzet bisnis ini melonjak hingga 200%.
Meski tren positif ini terus berkembang, tantangan masih menghantui. Infrastruktur digital yang belum merata, terutama di wilayah pedesaan, serta rendahnya literasi digital, menjadi hambatan utama bagi sebagian pelaku usaha.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah merencanakan ekspansi program pelatihan digital ke seluruh 34 provinsi pada 2025. Upaya ini diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi digital UMKM secara merata.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan teknologi, UMKM diyakini mampu menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif di tengah persaingan global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....