Bisnis Jagung Pakan Ternak, Peluang Emas Lokal Tolitoli

  • 20 Mei 2025 21:26 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Bisnis jagung sebagai bahan utama pakan ternak kini menjadi peluang agribisnis yang menjanjikan, khususnya di daerah-daerah dengan potensi peternakan yang terus berkembang seperti di Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Jagung dikenal sebagai komponen utama dalam pakan ternak, khususnya untuk unggas seperti ayam broiler dan petelur. Sekitar 50-60% komposisi pakan ternak terdiri dari jagung karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan industri peternakan di Indonesia, kebutuhan akan jagung pun terus meningkat dari waktu ke waktu.

Suarni, seorang pelaku usaha jagung pakan ternak di Tolitoli, mengungkapkan bahwa dirinya sudah hampir 10 tahun menekuni bisnis ini. Dalam satu hari, ia mampu menjual 100 hingga 200 liter jagung tergantung permintaan pasar.

“Kalau lagi ramai, bisa laku sampai 200 liter per hari dan dapat Rp 500.000. Tapi kalau lagi sepi, ya bisa Rp 100.000 per hari. Tetap di syukuri berapapun hasilnya,” ujar Suarni saat dihubungi rri.co.id, Selasa (20/05/2025).

Meski menguntungkan, bisnis jagung pakan ternak juga memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah kualitas jagung yang belum kering sempurna saat panen. Jagung basah atau lembab akan menurunkan kualitas dan membuatnya sulit dijual.

“Kalau stok jagung kurang kering, harus dikeringkan lagi. Kalau tidak, akan lembab dan kualitas turun, jadi susah laku,” jelas Suarni.

Suarni berharap ke depan pelaku usaha jagung pakan ternak bisa terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar lebih dipercaya oleh konsumen. Dengan kualitas yang baik, harga jual pun akan bersaing dan memberikan keuntungan yang adil, baik bagi petani maupun pembeli.

Bisnis jagung pakan ternak ini membuktikan bahwa dengan ketekunan dan menjaga mutu, peluang usaha lokal bisa berkembang dan menopang ekonomi masyarakat setempat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....