Polres Parigi Moutong Pasang Police Line Di Lokasi Tambang Ilegal Parimo

  • 22 Apr 2023 21:14 WIB
  •  Toli Toli

KBRN,Tolitoli: Pasca insiden longsor di lokasi tambang emas tradisional di Desa Lobu Kecamatan Moutong Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu sore 15 April 2023, saat ini, Poles Parigi Moutong telah memasang garis polisi atau police line di lokasi itu, guna menghindari hal yang tidak diinginkan bersama.

Kepada RRI, kasi humas Polres Parigi Moutong AKP.J.Turangan menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula ketika para penambang yang sehari-harinya mata pencahariannya menambang emas secara tradisional melakukan kegiatan penggalian di pinggir tebing setinggi kurang lebih 6 meter, pada saat dilakukan penggalian/tiba-tiba tebing tersebut longsor sehingga menimpa para korban yang tengah melakukan penggalian di lokasi tambang tradisional, dan kelimanya tidak dapat diselamatkan oleh rekannya hingga tewas ditempat kejadian, padahal sebelumnya, kelima korban telah diingatkan oleh rekannya untuk tidak melakukan penggalian di lokasi tersebut.

“Lokasi kejadian cukup ini jauh dari jalan trans Sulawesi, lagi ditambah medan yang cukup berat, sehingga untuk menuju ke lokasi ini membutuhkan waktu kurang lebih 4 hingga 5 jam dengan menggunakan sepeda motor jenis trail”, ungkap AKP.J.Turangan pada awak media RRI

Ditambahkan, sejauh ini jajaran satreskrim Polres Parigi Moutong masih melakukan penyelidikan atas kejadian yang menewaskan 5 orang penambang tradisional tersebut dan memasang garis polisi atau police line ditempat kejadian perkara TKP serta melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas penambangan di lokasi itu, guna menghindari hal yang tidak diinginkan bersama, disamping memasang spanduk berisi larangan beraktivitas di lokasi tambang tradisional.

“Untuk masyarakat yang ada di Desa Lobu Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong ini, agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut, sehingga tidak lagi menimbulkan korban jiwa”, tegas AKP.J.Turangan.

Sabtu, (22/04/2023).

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....