Bibine Dolrago Meriahkan HUT RI ke-81 Tolitoli

  • 18 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Sebanyak 46 penari cilik dari Kelas Tari Bibine Dolrago tampil memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Kota Gaukan Bantilan, Tolitoli, Sulawesi Tengah, Senin, 17 Agustus 2026. Mereka membawakan Tari Kolosal Bibine Dolrago di hadapan masyarakat setelah rangkaian pengibaran bendera Merah Putih.

Penampilan tersebut menjadi momen istimewa bagi para penari yang terdiri dari anak-anak jenjang TK, SD hingga SMA. Meski berbeda usia dan latar belakang, seluruh penari tampil bersama dalam satu gerakan dan irama, membawa pesan tentang keberagaman, kebersamaan, serta semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Tari Kolosal Bibine Dolrago menggambarkan 46 kuntum bunga yang tumbuh dan berkembang bersama di tanah Tolitoli. Dengan gerakan yang feminin, indah, dan penuh semangat, para penari membawa gambaran tentang kekayaan budaya, perjuangan, serta keberagaman yang hidup berdampingan di tengah masyarakat Tolitoli.

Di tengah penampilan, hadir sosok seorang putri yang menjadi bagian khusus dari pertunjukan. Ia merupakan Miss Indonesia Cilik, duta dari Kelas Tari Bibine Dolrago yang membawa nama Tolitoli dan Sulawesi Tengah hingga ke panggung nasional. Kehadirannya semakin memperkuat pesan kebanggaan daerah yang diangkat melalui tarian tersebut.

“Kami terharu, tegang, dan semangat semuanya campur aduk sudah kami rasakan sebagai pelatih. Ini merupakan perdana bagi anak-anak yang dipercaya tampil dalam perayaan HUT RI. Awalnya mereka sempat grogi, tetapi begitu masuk lapangan dan mulai tampil, mereka langsung percaya diri,” ujar Yudiastina, penata tari Kelas Tari Bibine Dolrago.

Menurut Yudiastina, persiapan penampilan tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar satu bulan. Dirinya mengaku sempat merasa bingung ketika pertama kali mendapat kepercayaan untuk menciptakan tari kolosal khusus dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.

“Jujur saya bingung karena ini perdana dipercayakan menciptakan tari kolosal untuk hari kemerdekaan. Saya cuma punya satu asisten pelatih, tetapi luar biasa membantu. Dan akhirnya anak-anak bisa tampil dengan baik,” kata Yudiastina.

Penampilan 46 penari tersebut terlaksana melalui pembinaan Ardian Alam Syukri, S.E. dan Muhammad Murshalat, S.STP., di bawah naungan Gerakan Ekonomi Kreatif. Sementara itu, Yudiastina, S.Mat bertugas sebagai penata tari, Revika Adelya Parangi sebagai asisten pelatih, dan Winda Audya, S.Pd sebagai penata rias. Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Toli-Toli.

Kepercayaan yang diberikan panitia untuk tampil setelah pengibaran bendera menjadi pengalaman berharga bagi para penari cilik. Dengan waktu latihan sekitar satu bulan, mereka mampu menunjukkan penampilan yang penuh percaya diri di hadapan masyarakat pada momen peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Melalui Tari Kolosal Bibine Dolrago, para penari membawa pesan bahwa keberagaman usia, latar belakang, dan karakter dapat bersatu dalam satu semangat. Dari Tolitoli, mereka mempersembahkan keindahan budaya dan semangat generasi muda untuk Indonesia yang merdeka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....