Pemuda Tolitoli Dorong Revitalisasi Olahraga Tradisional

  • 11 Agt 2026 09:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh pemuda Kabupaten Tolitoli, Ardan, menyerukan pentingnya revitalisasi olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga identitas bangsa di tengah pesatnya arus modernisasi.

Hal tersebut disampaikan Ardan saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif RRI Tolitoli, Senin (10/8/2026). Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga merupakan bagian dari warisan leluhur yang memiliki nilai budaya dan sosial.

Ardan mengatakan, berbagai permainan tradisional yang berkembang di masyarakat mengandung nilai kebersamaan, kekompakan, kreativitas hingga strategi. Nilai tersebut dinilai penting untuk tetap diperkenalkan kepada generasi muda di tengah semakin populernya berbagai permainan modern.

"Olahraga tradisional adalah identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Sayangnya, generasi masa kini, khususnya kelahiran tahun 2000-an ke atas, banyak yang tidak lagi mengenal, bahkan tidak tahu nama-nama permainan tradisional kita karena tergerus arus globalisasi dan game online," ujar Ardan.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama pemerintah dan para pemangku kepentingan di daerah. Momentum peringatan hari besar nasional maupun hari ulang tahun daerah dinilai dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan kembali olahraga tradisional kepada masyarakat.

Ardan mengusulkan agar permainan tradisional tidak hanya digelar secara insidental dalam kegiatan perayaan tertentu. Menurutnya, diperlukan agenda rutin dalam bentuk perlombaan tahunan dengan skala yang lebih besar sehingga mampu menarik perhatian generasi muda.

"Jika kita buat event perlombaan dengan skala besar dan hadiah yang bergengsi secara rutin, saya yakin generasi muda akan kembali tertarik. Kita harus buat permainan tradisional ini eksis kembali agar identitas daerah tidak hilang," tambahnya.

Menurut Ardan, penyelenggaraan event olahraga tradisional secara berkelanjutan juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk berinteraksi dan mengenal kembali budaya daerah. Selain menjaga warisan leluhur, kegiatan tersebut dinilai berpotensi memperkuat rasa kebersamaan antar masyarakat.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya dan identitas bangsa.

"Mempertahankan kemerdekaan juga berarti menjaga jati diri dan mengenal akar budaya kita. Jangan sampai generasi muda kehilangan identitas hanya karena perkembangan zaman," pungkas Ardan.

Ardan mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Tolitoli untuk bersama-sama menghidupkan kembali olahraga tradisional. Ia berharap upaya tersebut dapat dilakukan secara konsisten sehingga berbagai permainan warisan leluhur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....