Tradisi Beli Timba Sambut Muharram Tetap Lestari
- 17 Jun 2026 12:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Tradisi membeli timba, ember, baskom, gayung, hingga berbagai peralatan rumah tangga menjelang 1 Muharram dan 10 Muharram (Hari Asyura) masih terus dilestarikan oleh masyarakat Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan dan sejumlah daerah sekitarnya. Tradisi turun-temurun ini dipercaya sebagai simbol harapan akan keberkahan, kelancaran rezeki, serta kehidupan yang lebih baik pada tahun yang akan datang.
Menjelang datangnya bulan Muharram, pasar tradisional maupun toko peralatan rumah tangga biasanya mengalami peningkatan jumlah pembeli. Warga berbondong-bondong membeli berbagai perlengkapan rumah tangga, terutama yang berkaitan dengan wadah air seperti ember, baskom, timba, dan gayung.
Budayawan dan pemerhati budaya Bugis-Makassar, Yati Hasbi, menjelaskan bahwa tradisi tersebut telah diwariskan dari generasi ke generasi dan hingga kini masih dijalankan oleh sebagian besar masyarakat.
“Tradisi membeli timba, ember, atau baskom menjelang Tahun Baru Islam merupakan bagian dari warisan budaya yang sarat makna. Dalam filosofi masyarakat Bugis-Makassar, wadah air melambangkan tempat menampung rezeki, keberuntungan, dan keberkahan yang diharapkan terus mengalir sepanjang tahun,” ujarnya.
Menurutnya, selain dilakukan pada 1 Muharram sebagai penanda Tahun Baru Islam, tradisi serupa juga dijalankan menjelang 10 Muharram atau Hari Asyura. Pada momen tersebut, masyarakat tidak hanya membeli timba dan baskom, tetapi juga berbagai perlengkapan dapur seperti panci, wajan, gelas, dan peralatan rumah tangga lainnya.
“Sebagian masyarakat meyakini bahwa membeli perlengkapan rumah tangga pada bulan Muharram menjadi simbol doa dan harapan agar rezeki keluarga semakin bertambah serta diberikan keselamatan sepanjang tahun,” tambahnya.
Di sejumlah daerah, tradisi tersebut juga beriringan dengan kegiatan sosial dan keagamaan, seperti pembuatan bubur Asyura yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Karena itu, permintaan terhadap baskom dan wadah makanan biasanya meningkat menjelang peringatan 10 Muharram.
Meski perkembangan zaman terus membawa perubahan gaya hidup masyarakat, tradisi membeli timba dan peralatan rumah tangga menjelang Muharram tetap bertahan sebagai bagian dari identitas budaya Bugis-Makassar. Bagi sebagian warga, aktivitas tersebut bukan sekadar berbelanja kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian warisan leluhur yang sarat nilai budaya, harapan, dan doa dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....