Hari Keris Nasional Untuk Pelestarian Budaya

  • 19 Apr 2026 16:19 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli: Hari Keris Nasional diperingati setiap 19 April sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi.

Keris bukan sekadar senjata tradisional, melainkan juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Dalam berbagai budaya di Nusantara, keris diyakini mengandung nilai-nilai kearifan lokal, keberanian, hingga perlindungan bagi pemiliknya. Proses pembuatannya pun tidak sederhana, melainkan melalui tahapan panjang yang melibatkan keahlian khusus para empu.

Sejarah Hari Keris Nasional berkaitan erat dengan pengakuan internasional terhadap keris sebagai warisan budaya Indonesia. Momentum pentingnya terjadi pada 25 November 2005, ketika UNESCO menetapkan keris sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Pengakuan ini menegaskan bahwa keris bukan sekadar senjata tradisional, melainkan karya budaya yang mengandung nilai sejarah, seni, dan filosofi tinggi.

Penetapan tanggal 19 April sebagai Hari Keris Nasional merujuk pada terbentuknya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) pada 19 April 2006. Organisasi ini berperan penting dalam pelestarian, penelitian, dan pengembangan budaya keris di Indonesia, sekaligus menjadi penggerak utama dalam memperingati hari tersebut setiap tahunnya.

Secara historis, keris telah dikenal sejak masa kerajaan-kerajaan Nusantara, seperti Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Mataram, di mana keris tidak hanya digunakan sebagai senjata, tetapi juga simbol status sosial, kekuasaan, dan spiritualitas. Proses pembuatannya melibatkan empu (pembuat keris) yang menggabungkan teknik metalurgi dengan nilai-nilai mistis dan budaya.

Dengan latar belakang tersebut, Hari Keris Nasional diperingati untuk menjaga eksistensi keris sebagai identitas budaya bangsa, serta mendorong generasi muda agar terus melestarikan warisan leluhur yang memiliki nilai historis dan filosofis mendalam.

Peringatan Hari Keris Nasional diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal, melestarikan, dan menghargai warisan leluhur yang memiliki nilai historis tinggi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....