Tradisi Kunjungan Antar Dusun Meriahkan Idul Fitri

  • 26 Mar 2026 13:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol — Tradisi saling kunjung antar dusun masih terus dilestarikan masyarakat di wilayah Paleleh Barat, Kabupaten Buol, setiap perayaan Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga di berbagai desa.

Penyuluh Agama Kecamatan Palele, Kisman, A Buhang, S.Sos, mengungkapkan bahwa tradisi tersebut telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat setempat. Biasanya, kegiatan dimulai sejak hari kedua Idul Fitri.

Ia menjelaskan, setiap dusun secara bergiliran menjadi tuan rumah untuk menerima kunjungan dari dusun lain. Warga berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan, sambil menikmati hidangan khas lebaran dan mempererat hubungan kekeluargaan.

“Ini tradisi di sebagian besar desa di Paleleh Barat. Jadi setiap Idul Fitri itu mulai dari hari kedua, saling kunjung mengunjungi. Jadi yang dusun satu bikin tempat, kemudian yang dari dusun lain datang begitu,” ujar Kisman.

Menurutnya, tradisi ini berlangsung selama beberapa hari dengan lokasi yang terus berpindah dari satu dusun ke dusun lainnya. Hal ini memberikan kesempatan kepada seluruh warga untuk menjadi tuan rumah sekaligus tamu dalam kegiatan tersebut.

“Besoknya pindah lagi ke dusun yang lainnya dan besoknya pindah lagi ke dusun yang lainnya,” tambahnya.

Pada Idul Fitri tahun ini, Kisman turut berpartisipasi dalam mengisi kegiatan di sejumlah desa, di antaranya Desa Harmoni, Desa Timbulon, dan Desa Hulubalang. Kehadirannya sebagai penyuluh agama turut memberikan nuansa religius dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, tradisi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan antar warga di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah, saya di Idul Fitri yang ini sudah mengisi acaranya itu di tiga tempat, di Desa Harmoni, Desa Timbulon, dan terakhir tadi di Desa Hulubalang. Kegiatan itu dilakukan di setiap momen Idul Fitri dan nanti akan diakhiri dengan acara halal bihalal,” jelasnya.

Kisman berharap tradisi ini terus dilestarikan oleh generasi muda sebagai bagian dari kearifan lokal yang memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Buol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....