11 Juni, Hari Bermain Internasional untuk Dunia
- 11 Jun 2025 13:30 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Tanggal 11 Juni mungkin tampak seperti hari biasa bagi banyak orang. Namun sejak 2024, dunia memperingatinya sebagai Hari Bermain Internasional, sebuah inisiatif dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menekankan pentingnya bermain dalam proses tumbuh kembang anak-anak di seluruh dunia.
Penetapan ini menandai pengakuan global bahwa bermain bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan bagian esensial dalam pembentukan karakter, kecerdasan emosional, dan masa depan anak. Menurut PBB, bermain adalah bahasa universal anak yang memperkuat kreativitas, ketahanan mental, keterampilan sosial, serta kemampuan kognitif.
Lebih dari itu, bermain membantu anak memecahkan masalah, membangun relasi, dan bahkan mengatasi trauma. Oleh karena itu, membatasi ruang bermain sama artinya dengan menghambat kesejahteraan anak secara menyeluruh.
Kini, pendekatan pendidikan berbasis permainan semakin banyak diadopsi oleh berbagai negara. Metode ini terbukti meningkatkan motivasi belajar dan menciptakan suasana yang lebih menyenangkan serta efektif bagi peserta didik. PBB juga mendorong pengintegrasian pendekatan ini dalam kebijakan pendidikan, pelatihan tenaga pendidik, hingga dukungan pendanaan.
Menariknya, bulan Juni juga memiliki makna istimewa bagi Indonesia. Empat presiden Republik Indonesia lahir di bulan ini, yakni Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, dan Joko Widodo. Fakta ini semakin memperkuat citra Juni sebagai bulan yang penuh makna, baik dalam konteks nasional maupun internasional.
Peringatan Hari Bermain Internasional setiap 11 Juni menjadi pengingat global bahwa setiap anak berhak atas ruang bermain yang sehat, aman, dan menyenangkan demi mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....