Parinem, Penjaga Warisan Jamu di Tolitoli
- 27 Mei 2025 14:32 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional, kisah inspiratif datang dari Tolitoli, Sulawesi Tengah. Seorang perempuan tangguh bernama Parinem menjadi sorotan karena dedikasinya menjaga dan melestarikan tradisi jamu Indonesia.
Sejak usia belia, Parinem telah mengabdikan dirinya pada dunia jamu. Kini, di usianya yang menginjak 50 tahun, ia masih setia menjajakan jamu tradisional yang ia racik sendiri dengan penuh ketelatenan dan cinta.
Setiap pagi, dari pukul 08.00 hingga 11.30 WITA, Parinem berkeliling dari satu kantor ke kantor lain di wilayah kota Tolitoli, menawarkan berbagai jenis jamu sehat kepada para pegawai dan pekerja. Tak berhenti di situ, ia kembali melanjutkan perjalanannya pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 17.30, menyusuri perumahan warga dengan menggunakan sepeda motor kesayangannya.
“Jamu bukan sekadar minuman, tapi warisan budaya dan bentuk pengabdian saya untuk kesehatan masyarakat,” ujar Parinem saat ditemui tim rri.co.id, sambil menata rapi botol-botol jamu dalam kotak dagangannya.
Di tengah modernisasi dan gempuran gaya hidup instan, sosok Parinem menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan tradisional. Semangat dan dedikasinya menjadi refleksi nyata bahwa jamu bukan hanya tentang rasa dan khasiat, melainkan juga tentang kecintaan pada budaya dan kesehatan bangsa.
Hari Jamu Nasional bukan hanya sekedar peringatan, melainkan ajakan untuk kembali menghargai para peracik jamu seperti Mbak Parinem yang telah berjuang tanpa lelah demi menjaga budaya sehat Indonesia tetap hidup dan lestari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....