SRMP 22 Sigi Masih Kekurangan Guru Seni Budaya dan Agama
- 31 Agt 2026 11:04 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Sigi – Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Sigi, Sulawesi Tengah, masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik, khususnya untuk mata pelajaran Seni Budaya dan pendidikan agama.
Wakil Kepala Sekolah SRMP 22 Sigi, Azizah Nur Isnaini, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan sekolah dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik secara optimal.
Menurut Azizah, kekurangan guru membuat pihak sekolah harus mengambil langkah sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Untuk mengantisipasi kekurangan tenaga guru, khususnya mata pelajaran Seni Budaya, untuk sementara kami memberikan mata pelajaran Prakarya kepada peserta didik,” ungkap Azizah, Senin (24/8/2026).
Sementara itu, untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), SRMP 22 Sigi telah mendapatkan penugasan guru dari Kementerian Agama. Penugasan tersebut dilakukan untuk memastikan pembelajaran agama tetap dapat diberikan kepada peserta didik.
Sedangkan untuk pendidikan agama Kristen, pihak sekolah berinisiatif meminta bantuan penyuluh agama dari Kementerian Agama untuk sementara mengisi kegiatan pembelajaran di sekolah.
“Untuk guru PAI kami mendapatkan penugasan dari Kemenag. Sedangkan untuk guru agama Kristen, kami meminta bantuan penyuluh agama dari Kemenag untuk sementara mengisi pembelajaran,” jelasnya.
Azizah menegaskan, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik sangat penting agar seluruh mata pelajaran dapat diberikan secara optimal. Ia berharap kebutuhan guru, terutama guru Seni Budaya, dapat segera dipenuhi sehingga proses pembelajaran di SRMP 22 Sigi berjalan lebih maksimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....